Tampilkan postingan dengan label Klipping. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Klipping. Tampilkan semua postingan

Kliping Pekan Kelima Tahun 2010

>> Rabu, 10 Februari 2010

Pekan Kelima 2010
Kliping pekan ini saduran dari:

Lihat juga di MAPEM Club

Read more...

Kliping Pekan Kelima Januari 2010

>> Kamis, 04 Februari 2010

Pekan Kelima Januari 2010

Selengkapnya KLIK

Read more...

Kliping Pekan Ini 23/1

>> Senin, 25 Januari 2010

Pekan Keempat Januari 2010


Selengkapnya ada DISINI

Read more...

Kliping Pekan Ketiga Januari 2010

>> Senin, 18 Januari 2010

Kliping Pekan ke-3 Januari 2010

Kliping pekan ini kami kutip dari:

—————————————-

Serangan atas alamat Gmail

3-1-10-001Penelitan menunjukkan ada alamat Gmail yang dimasuki pihak ketiga. Raksasa internet Google mengatakan kemungkinan akan menghentikan operasinya di Cina setelah para hackers memasuki email milik para pegiat hak asasi Cina. Mereka mengatakan telah menemukan serangan-serangan yang canggih dari Cina dengan sasaran prasarana Google.

Selengkapnya di sini

Read more...

Kliping Pekan Ini 09/01

>> Senin, 11 Januari 2010

Kliping pekan ini kami kutip dari:

Googlephone Menggiurkan

Ranesi1Pekan ini raksasa internet Google meluncurkan ’smartphone’nya. Satu-satunya yang unik adalah namanya. Kendati demikian peminatnya banyak.

Dengan Googlephone – yang resminya disebut Nexus One - Anda bisa menelpon, memotret, mendengarkan musik dan bisa internet. Sama seperti dengan iPhone keluaran saingan terpenting Apple dan ’smartphone’ modern lainnya.
Selengkapnya ada disini

Read more...

Kliping Pekan Ini

>> Jumat, 01 Januari 2010

Pekan Pertama Januari 2010

Baca Selngkepnya di >>>>

Read more...

Kliping Pekan Ini

>> Sabtu, 26 Desember 2009

Pekan Keempat Desember 2009

Tulisan Selengkapnya, Klik

Read more...

Kliping Pekan Ini

>> Sabtu, 19 Desember 2009

Swara Timor Repot Menghadapi KPID

Radio Swara Timor di Kupang merasa dipersulit oleh KPID Komisi Penyiaran Indipenden Daerah. Lembaga ini terkesan mencari-cari kesalahan.

Komisi Penyiaran Indipenden Daerah, KPID adalah sebuah lembaga pengayom masyarakat dan media di daerah. Namun tidak semua pejabat KPID memiliki kompetensi dalam menjalankan tugasnya. Sehingga dampaknya bisa mempersulit kinerja radio. Hal itu dialami Radio Swara Timor di Kupang. “KPID terkesan mencari-cari kesalahan,” kata Jefvertson Lolang, program director Radio Swara Timor.

Yogya Beda
Ia mengalami sendiri sulitnya menjadi pengusaha media lokal di NTT dan Kupang khususnya untuk mendapatkan ijin stasion radio. Pengalaman di Kupang ini sebenarnya bertolak belakang dengan yang dialaminya selama 9 tahun berkecimpung di dunia penyiaran radio di Yogyakarta. KPID di Yogyakarta dirasakannya cukup akomodatif. “Apalagi dengan radio-radio yang sudah eksis sebelum munculnya KPI.”

KPID di Kupang, berbeda dengan di Yogjakarta. Walaupun Radio Swara Timor sudah berdiri sebelum KPID ada, tetap mengalami masalah dengan lembaga indipenden ini. Swara Timor mengajukan permohonan perijinan sejak tahun 2003. “Setelah muncul KPI dan diatur dalam Undang-undang, akhirnya proses perijinan itu digantung dari tahun 2005 sampai akhir 2009,” kata Lolang.

Mengada-ada
Sejak terjadi pergantian pengurus di KPID, berlaku aturan ketat yang imbasnya terasa pada media di Kupang. Walaupun Swara Timor mengikuti aturan baru, KIPD lewat suratnya mempertanyakan materi dan meminta klarifikasi tentang sebuah siaran Swara Timor.

Beberapa kali upaya mengklarifikasi baik secara lisan maupun tulisan, tidak juga meyakinkan pihak KPID. “Padahal kami termasuk yang paling lengkap soal persayarat dan pengarsipan di Kupang ini.” Tegas Jefvertson Lolang.

“Kesalahan-kesalahan yang disebutkan KIPD, tidak masuk akal. Karena hal itu tidak ada dalam siaran kami. Dalam semua arsip dan rekaman yang dimaksud tapi kami tidak menemukan hal-hal yang mereka maksudkan. Dan mereka juga tidak bisa membuktikan.”
kata pria yang juga aktif di Facebook ini.

Melihat kejanggalan kasus ini, pihak Swara Timor mulai menangkap kesan Komisi Penyiaran mengada-ada.

Sebab Lain
Lolang menduga, ada pihak lain yang mempengaruhi KPID untuk mempersulit Swara Timor. Sebab ada 19 radio di NTT dan sebagian besar satu kota dengan Swara Timor. “Ada semacam persaingan tidak dewasa yang dilakukan teman-teman radio yang tidak hanya bersaing dalam bentuk siaran atau acara, tetapi mereka juga melakukan persaingan secara personal antar sesama pelaku radio.”

Ada indikasi mencari pendekatan dengan KPI. “Tampaknya siapa yang lebih ‘dekat dan kuat lobinya’ dengan KPI akan menjadi anak emasnya KPI. Dia akan lebih diuntungkan.”

Berdasarkan pengalaman ini Lolang mulai meragukan kompetensi beberapa anggota KPI yang tidak memenuhi syarat Undang-Undang 32 tentang penyiaran pasal 8 ayat 3 dan pasal 10 ayat 1.
“kenyataannnya yang duduk sebagai anggota KPID NTT tidak memiliki kompetensi di bidang penyiaran karena mereka sendiri belum pernah terlibat dalam suatu lembaga penyiaran,” kata Lolang.

=========================

Datangnya Era Baru Pemakaian Smart Phone

Pagi hari bagi pengguna Smart Phone

Pengguna Smart Phone, telepon pintar bangun pada pukul 6 pagi, setelah mendengar bunyi lonceng, nada untuk membangunkan. kemudian menegaskan ramalan cuaca, jadwal pekerjaan harian dan warta berita semalam, semuanya dengan menggunakan Smart Phone. Kemudian, dengan akses Smartphone, pengguna dapat memilih warna baju dan dasi yang cocok untuk hari itu sesuai dengan trend akhir-akhir ini. Dalam perjalanan menuju kantor, pengguna dapat membaca audiobook dan e-mail melalui Smart Phone. Semua hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan Smart Phone atau telepon pintar.

Komputer genggam, Smart Phone

Sejak dikembangkannya DynaTac 800 x, telepon seluler pertama di seluruh dunia oleh Motorola pada tahun 1984 lalu, teknologi telepon seluler terus dikembangkan untuk disesualikan dengan kehidupan sehari-hari umat manusia. Misalnya, teknologi penerapan kamera, MP3, kartu kredit, dan fungsi televisi pada telepon seluler, meningkatkan arti telepon seluler dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, datangnya era Smart Phone berhasil memecahkan dinding antara telepon seluler dengan komputer. Smart Phone dapat dikatakan sebagai komputer genggam yang menggabungkan fungsi ponsel dengan berbagai fungsi komputer antara lain, kamus elektronik, pengontrolan jadwal pekerjaan, daftar alamat, kamera digital, MP3 Player, buku elektronik, dan fungsi video. Smart Phone juga dipasang fungsi tambahan, termasuk jaringan internet tanpa kabel, GPS, dan peta yang dapat membantu pencarian lokasi yang dituju dengan mudah. Kapan Smart Phone mulai dikomersialisasikan?

Asal usul Smart Phone

Sekitar 10 tahun yang lalu, perusahaan Palm, manufaktur PDA Amerika Serikat berhasil memproduksi module telekomunikasi PDA yang dipasangi sistem operasi. Dengan kata lain, keberhasilan tersebut berarti bahwa jaringan internet pindah dari sistem komputer ke sistem telepon seluler. Sejak itu, sejumlah besar pengguna seluler phone menaruh perhatian khusus pada PDA, komputer mini, tetapi pada waktu itu Smart Phone masih menghadapi berbagai kendala untuk memasuki era komersialisasi. PDA perusahaan Palm Amerika Serikat tersebut masih relatif besar untuk digunakan dengan satu tangan dan cara aksesnya juga masih rumit. Pada tahun 2002 lalu, perusahaan RIM Kanada berhasil mengembangkan blackberry, salah satu Smart phone yang cocok dengan selera pengguna ponsel. Ditambah lagi, iPhone, produk perusahaan Apple Amerika Serikat berhasil membuka era komersialisasi Smart Phone di dunia.

iPhone, revolusi Smart Phone

Keunggulan iPhone adalah desain unik, layar sentuh, kecepatan akses tinggi, dan App.store. iPhone dapat mengakses sekitar 100 ribu buah kontent termasuk warta berita, peta, permainan, selain fungsi yang telah dipasang. Sesuai dengan isi kontents, Smart Phone dapat diubah fungsinya, sebagai PMP, alat permainan, atau audio book tanpa batas apapun. Pasar Smart Phone kini terus berkembang pesat di dunia internasional khususnya negara-negara maju. Kini Smart Phone berhasil menjangkau pangsa pasar 15 persen di pasar telepon seluler internasional dan angka itu akann menjadi 17 persen pada tahun 2010 mendatang. Masyarakat Korea Selatan akhir-akhir ini juga mulai menggunakan Smart Phone.

iPhonb dan Omnia

Pada tanggal 28 Nopember, iPhone, produk perusahaan Apple Amerika Serikat untuk pertama kali, tampil di pasar dalam negeri Korea Selatan. Hal ini dapat terjadi karena pemerintah Korea Selatan pada bulan April lalu mencabut kewajiban penggunaan sistem mobile produksi Korea Selatan pada produksi telepon seluler. Dengan kata lain, berbagai jenis Smart Phone produksi asing, kini terus mencoba pasar dalam negeri Korea Selatan. Menanggapi serangan Smart Phone buatan asing, perusahaan-perusahaan elektronik Korea Selatan, termasuk Samsung dan LG kini berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan Smart Phone baru termasuk Omnia Samsung agar memperoleh kemenangan dalam persaingan di pasar dalam negeri Korea. Melalui persaingan sengit itu, Smart Phone akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari umat manusia di atas bumi ini.

===============================

Nokia Internet Radio

Anda dapat mendengarkan berbagai program dari KBS World Radio lewat telepon genggam NOKIA. Jika Applikasi “Nokia Internet Radio” telah dipasang di telepon genggam anda, anda dapat menemukan KBS World Radio lewat pencarian yang mudah. Namun dapat digunakan setelah dihubungkan dengan Internet lewat WiFi(internet tanpa kabel) atau 3G dll..

Anda dapat mendengarkan saluran Program atau musik dari KBS World Radio dimana saja yang memiliki jaringan internet. Saluran Program menyediakan berbagai Program dan Berita dalam 11 bahasa, dan saluran Musik menyediakan lagu pop Korea yang paling populer saat ini.

========================

Indonesia Larang Perusahaan Telekomunikasi Berhubungan dengan Zionis

Departemen Komunikasi dan Informatika Indonesia melarang perusahaan telekomunikasi negara ini menjalin segala bentuk kerjasama dengan perusahaan telekomunikasi Rezim Zionis Israel. Kepala Humas dan Pusat Informasi Depkominfo Gatot S. Dewa Broto hari ini (Selasa, 15/12) mengatakan, masalah pelarangan itu diatur dalam Pasal 21 UU No 36/99. Dikatakannya, “Dalam pasal itu secara tegas dikatakan penyelenggara telekomunikasi dilarang melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan ketertiban umum, melanggar kesusilaan, dan menggangu keamanan. Menggunakan produk dari negara yang tidak ada hubungan diplomatik itu kan berpotensi menganggu keamanan.”

Gatot memperingatkan bahwa sanksi dari melanggar pasal tersebut adalah pencabutan izin bagi penyelenggara. Di bagian lain statemennya, Juru bicara Departemen Komunikasi dan Informatika, menekankan bahwa segala bentuk kerjasama antara perusahaan telekomunikasi Indonesia dengan rezim Zionis maupun keberadaan perusahaan telekomunikasi Israel di Indonesia akan mengancam keamanan negara ini dan pemerintah Indonesia akan bertindak keras.

Saat menjawab pertanyaan mengenai keberadaan sebuah perusahaan telekomunikasi Israel dalam proyek pembangunan jaringan wimax di negara ini, Gatot menuturkan, segala bentuk kerjasama antara perusahaan telekomunikasi Indonesia dan rezim Zionis melanggar pasal 21 undang-undang telekomunikasi Indonesia, dan Departemen Telekomunikasi dan Informatika akan menindaknya.

Sebelumnya beredar kabar salah satu manufaktur lokal yang mengajukan Type Approval (TA) untuk perangkat wimax di frekuensi 3,3 GHz yakni PT Abhimata Cipta Abadi menggandeng perusahaan asal Israel, Alvarion, untuk sharing teknologi.

====================

Tiongkok Blokir 300 Ribu Lebih Situs Web Porno Asing

CRI, Wakil Direktur Asosiasi Internet Tiongkok, Huang Chengqing hari ini (15/12) memperkenalkan, sejak tahun 2003, Tiongkok telah memblokir 300 ribu lebih situs web porno dari luar negeri.

Dalam rapat bertema ‘dengan tegas menolak pornografi situs web’ yang diorganisasi Asosiasi Internet Tiongkok hari ini, Huang Chengqing menyatakan, bahwa meski internet tidak mempunyai perbatasan negeri, namun setiap negara mempunyai ciri khas budaya sendiri. Kini, sebagian situs web luar negeri berulang kali menyampaikan informasi porno melalui video, gambar dan tulisan terhadap Tiongkok, dan berusaha menghindari diri dari pemeriksaan dan hukuman melalui pengubahan alamat IP. Untuk itu, Tiongkok telah menyediakan dana dalam jumlah besar demi memblokirnya.

===========================

Wartawan Paling Banyak Terbunuh di 2009

Tahun ini, jumlah wartawan yang terbunuh di seluruh dunia mencapai angka tertinggi. 68 orang wartawan tewas. Berarti mengalahkan rekor tahun 2007, dengan korban 67 orang.
Laporan ini diterbitkan organisasi wartawan Committee to Protect Journalists (CPJ.
Kebanyakan korban adalah wartawan lokal yang mewartakan kejadian-kejadian di daerah. Terutama pembantaian di Filipina Selatan, menambah tinggi angka kematian wartawan tahun ini. November lalu klan Ampatuan di Filipina selatan membantai dua puluhan orang lawan politik dan 31 para wartawan peliput.
Selain itu sembilan wartawan di Somalia dan empat di Irak terbunuh. Tahun ini korban wartawan di Irak terrendah sejak invasi Amerika tahun 2003.

=============================

Pelajaran Bahasa Jepang – Kursus Tingkat Menengah
Uji Kemampuan Anda Dalam Berbahasa Jepang

Ini adalah situs Pelajaran Bahasa Jepang tingkat menengah. Disini anda bisa mempelajari kembali ungkapan-ungkapan penting yang diudarakan dalam serial Belajar Berbahasa Jepang, “Jepang Sayangku.” Disini anda juga bisa menguji kemampuan mendengarkan dalam Bahasa Jepang.
Kami akan mengambil sejumlah ungkapan dari pelajaran-pelajaran yang lalu. Ungkapan itu adalah yang sering dipergunakan, atau yang sedikit lebih sulit atau yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi. Namun kali ini semuanya dijelaskan dalam Bahasa Jepang. Semuanya disampaikan secara pelan dengan teks yang menggunakan karakter hiragana dan katakana.
Mengapa anda tidak mencoba menguji kemampuan Berbahasa Jepang anda melalui program “Dengar dan Pahami”?
Sampaikan tanggapan anda. Radio Jepang mengundang tanggapan dan gagasan anda mengenai program Belajar Bahasa Jepang kami, termasuk juga pertanyaan mengenai masalah atau pertanyaan dalam mempelajari Bahasa Jepang. Kami menantikan komentar anda. Silahkan klik disini untuk mengirimkan surat kepada kami.

Pilih bagian yang ingin anda akses dan klik pada bagian layar. Kontennya akan segera muncul.
Anda mungkin akan kesulitan melihatnya, tergantung pada setelan perangkat lunak dan perangkat keras komputer anda serta kondisi jaringan internet anda.

Bagian 1

“DOMO – ARIGATO – GOZAIMASU.” Dan “DOZO – YOROSHIKU”

Pelajaran ini akan mengulas ungkapan salam dan ucapan terimakasih.
Tokoh utamanya adalah Leo. Leo selama ini mempelajari seni beladiri Jepang Aikido dan ingin sekali berlatih di Jepang, negara asal Aikido. Untuk itu ia giat belajar Bahasa Jepang. Mimpinya pun terwujud dan ia datang ke Jepang untuk belajar aikido. Ia tiba di Bandara Narita – pintu gerbang ke ibukota Tokyo, dimana ia berbincang dengan seorang wanita Jepang yang memberitahukan bahwa paspor Leo terjatuh.
Perhatikan halaman-halaman berikut ini yang terkait dengan pelajaran tersebut

Pelajaran 2

Pelajaran 3

Bagian 2
“RENRAKUSAKI – WO OSHIETE – KUREMASEN – KA?”, “ONEGAI SHIMASU” dan “SORE – JA, MATA”

Pelajaran ini akan mengulas ungkapan-ungkapan untuk meminta sesuatu dan mengucapkan selamat tinggal.

Tokoh utamanya adalah Leo, yang baru pertama kali berkunjung ke Jepang. Di bandara ia bertemu dengan seorang wanita Jepang bernama Mika. Merekapun naik bis limousine bandara menuju ke Tokyo. Mereka berbicara tentang tempat asal masing-masing. Bis tersebut tiba di Shinjuku dan mereka saling menyampaikan selamat tinggal. Leo ingin tetap bisa berhubungan dengan Mika. Iapun bertanya bagaimana cara menghubunginya. Mika dengan senang hati menyanggupi.

Perhatikan halaman-halaman berikut ini yang terkait dengan pelajaran tersebut

Pelajaran 7

Pelajaran 8

Pelajaran 9

Bagian 3
“OHAYO – GOZAIMASU.” “ITADAKI-MASU” dan “TOTTEMO OISE – DESU”

Pelajaran ini mengulas soal ungkapan yang digunakan saat makan.

Leo, tokoh utama yang datang ke Jepang untuk belajar Aikido akan tinggal di rumah pelatih aikidonya, Masaki. Kehidupannya di Jepang pun dimulai. Berikut adegan saat sarapan dengan keluarga tempatnya tinggal.

Perhatikan halaman-halaman berikut ini yang terkait dengan pelajaran tersebut

Pelajaran 17

Palajaran 18

Pelajaran 19

Bagian 4
“AIKIDO – WO BENKYO – SURU TAME NI KIMASHITA” dan “KEKO – NI IKI – MASHO”

Read more...

Kliping Pekan Ini

>> Minggu, 13 Desember 2009

Pekan Kedua Desember 2009

Kliping Pekan Ini Kami Sadur Dari :

Pedoman Acara FEBC Manila/KFBS Saipan

1 FEBC

Melalui siaran Short Wave (SW), program-program radio kami dapat Anda dengarkan dimanapun Anda berada. Melalui siaran SW, kami dapat menjangkau Anda hingga pelosok daerah dan beberapa wilayah di kawasan Asia Tenggara.

2 FEBC

FEBC Manila

Pagi : SW2 31MB 9435 KHz

Sore : SW2 19MB 15450 KHz

SW2 19 MB 15380 Khz

Pada 12 November 1969, YASKI didirikan. YASKI mulai menyiarkan program bahasa Indonesia dari FEBC Manila, Filipina. Hal ini bertujuan untuk memberitakan Kabar Baik ke seluruh Indonesia yang terdiri dari 18.306 pulau dan negara tetangga.

PO Box 1 Valenzuela,

Metro Manila, 0560

Website : http://www.febc.org/

Pedoman Acara FEBC MANILA

PAGI – Bahasa Indonesia

SW 2 31 MB 9435 Khz

Waktu WIB Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu

5.30 Gema Sorgawi (Minggu), Dia Buka Jalan (senin-Kamis), Pengalaman Berharga + Musik (Jum’at), Semua Untuk Kekasihku + Musik (Sabtu)

6.00 Quality of Life (Minggu), Father of Comfort (Senin-Kamis), Pesona Harapan (Jum’at-Sabtu)

6.05 Quality of Life (Minggu), Dokter Menjawab (Senin), Rumah Impian Anak (Selasa), Hope (Rabu), Sekolah Alkitab Mini (Kamis), Drama Alkitab (Jum’at), Mutiara dalam Lagu (Sabtu).

6.30 Penutup

SORE – Bahasa Indonesia

SW 2 19 MB 15450 KHz

Waktu WIB Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu

16.00 Pesona Harapan (Minggu), Warta Berita (Senin-Jum’at), Kata Hari Ini (Sabtu)

16.05 Mutiara Dalam Lagu (Minggu), Kata Hari Ini + Pedoman Hidup (Senin-Jum’at), Kunjungan Pendengar (Sabtu)

16.15 Rencana Agung (Senin), Siaran Bukit Baitani (Selasa-Jum’at), Rencana Agung (Sabtu)

16.30 Penutup

Bahasa Daerah

Waktu WIB Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu

16.30 Minang

17.00 Batak

Bahasa Daerah

SW 2 19 MB 15380 KHz

Waktu WIB Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu

16.00 Makasar

16.30 Bugis

17.00 Sunda

17.30 Jawa

18.00 Penutup

————————————————————————

3 FEBC

KFBS Saipan

(SW2 19 MB 15580 KHz)

Tahun 1981 YASKI mulai menyiarkan pemberitaan Kabar Baik dari KFBS Saipan.

PO Box 500209, Saipan MP 96950

Via Guam Pacific Islands, USA

Website : http://www.febc.org/

Pedoman Acara KFBS Saipan

Bahasa Daerah

SW 2 19 MB 15580 KHz

Waktu WIB Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu

17.00 Siaran Bahasa Sasak

Bahasa Indonesia

Waktu WIB Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu

17.30 Siaran Bukit Baitani (Minggu), Warta Berita = Kata Hari Ini = Pesona Harapan (Senin-Jum’at), Siaran Bukit Baitani (Sabtu)

17.45 Lumen Indonesia (Minggu-Kamis), Kebenaran Masa Kini (Jum’at-Sabtu)

18.00 Dia Buka Jalan (Minggu), Siaran Bukit Baitani+Rencana Agung (Senin), Musik Keluarga Bahagia+Mutiara Dalam Lagu (Selasa), Dia Buka Jalan+Rencana Agung (Rabu), Dia Buka Jalan (Kamis-Sabtu)

18.30 Penutup

======================================

Jerman Puas dengan Hasil Pengundian

2 DW

Pelatih Jerman Joachim Löw (kanan) ketika memasuki ruang penyelenggaraan pengundian grup Piala Dunia 2010

Hasil pengundian di Cape Town,Jum’at (04/11), menempatkan Jerman di Grup D. Lawan yang akan dihadapi Tim Panzer tidak bisa dianggap enteng,

Setelah menunggu dengan tegang, para pendukung Timnas Jerman kini merasa lega setelah mengetahui tim mana yang akan dihadapi dalam babak penyisihan grup. Australia, Serbia dan Ghana merupakan lawan pertama yang akan dihadapi Timnas Jerman dalam babak penyisihan di Grup D.

Para pemain asuhan Joachim Löw akan memulai laganya di Durban melawan Australia pada tanggal 13 Juni. Walaupun peringkat mereka di bawah Jerman, ketiga lawan di babak penyisihan grup ini tidak boleh dianggap enteng.
“Kami berada di grup yang menarik. Sangat penting bagi tim kami untuk memenangkan pertandingan pertama melawan Australia. Saya sangat terkesan dengan Serbia, mereka berada di depan Perancis dalam babak kualifikasi. Dan Ghana, bersama Aljazair, merupakan tim terkuat di Afrika,“ dikatakan Joachim Löw.

Sementara, Direktur Teknis Asosiasi Sepak Bola Jerman DFB Matthias Sammer mengatakan ketiga lawan Jerman di grup patut diperhitungkan.

Grup Maut

Korea Utara, yang untuk kedua kalinya berhasil mengikuti babak final Piala Dunia, akan mengahdapi lawan berat di Grup G. Dalam grup terberat ini, Korea Utara akan menghadapi juara dunia lima kali, Brasil, favorit dari benua Eropa Portugal, dan tim Afrika yang paling diperhitungkan, Pantai Gading.
Sementara itu, juara dunia 2006, Italia, cukup beruntung dengan hasil pengundian grup ini. Juara dunia empat kali ini memiliki peluang besar maju ke babak berikutnya untuk mempertahankan gelar. Lawan yang menanti Italia di babak penyisihan grup adalah Paraguay, Selandia Baru dan Slovakia.

Di Grup C, Amerika Serikat dan Inggris difavoritkan untuk melaju ke babak perdelapan final. Mereka diperkirakan akan mampu menghadapi dua tim lainnya di grup ini, Aljazair dan Slovenia.

Tantangan bagi Tuan Rumah

Tugas berat telah menanti Afrika Selatan. Tim tuan rumah ini dalam Grup A akan menghadapi dua tim mantan juara dunia, Perancis dan Uruguay, serta tim kuat Meksiko.

Meski harus berjuang keras masuk babak final, tim Argentina asuhan Diego Maradona juga difavoritkan maju ke babak selanjutnya. Argentina berada di Grup B bersama Nigeria, Korea Selatan dan Yunani. Lawan cukup ringan juga akan dihadapi Belanda. Di Grup E, Belanda diperkirakan akan mampu mengungguli lawan-lawannya, Denmark, Jepang dan Kamerun. Sementara itu juara Eropa Spanyol, yang mengalahkan Jerman di Euro 2008, akan menghadapi Honduras, Chile dan Swiss di Grup H.

YF/EK/dpa/rtr

==================================

Belanda Masuk Grup Denmark, Jepang, Kamerun

04014079_100

Dalam pengundian grup Piala Dunia Sepakbola 2010, kesebelasan Belanda masuk grup Denmark, Jepang dan Kamerun.

Pertandingan pertama Belanda berlangsung 14 Juni mendatang melawan Denmark. 19 Juni Belanda akan melawan Jepang di Durban. Pertandingan grup berakhir 24 Juni melawan Kamerun di Capetown.

Grup sulit
Jerman masuk grup sulit melawan Australia, Serbia dan Ghana. Juga Brasilia menghadapi tim kuat: Pantai Gading, Portugal serta Korea Utara.

Tuan rumah Afrika Selatan masuk grup Meksiko, Uruguay dan Prancis. Timnas Afrika Selatan akan menghadapi tugas berat untuk lolos putaran berikut.

Pengundian di Capetown dibarengi acara penuh tarian serta musik dan berlangsung selama satu setengah jam. Pembawa acara adalah tokoh penting FIFA Jerôme Valcke serta aktris Afrika Selatan Charlize Theron.

Beckham
Pengambilan bola undian dilakukan bintang olah raga internasional, di antaranya pemain sepak bola David Beckham serta pelari maraton Haile Gebrselassie.

Piala Dunia berlangsung 11 Juni 2010 dan diawali pertandingan antara Afrika Selatan melawan Meksiko di Johannesburg. Babak final berlangsung tepat sebulan kemudian di kota yang sama.

Pembagian grup:

Grup A: Afrika Selatan, Meksiko, Uruguay, Prancis

Grup B: Argentina, Nigeria, Korea Selatan, Yunani

Grup C: Inggris, Amerika Serikat, Aljazair, Slovenia

Grup D: Jerman, Australia, Serbia, Ghana

Grup E: Belanda, Denmark, Jepang, Kamerun

Grup F: Italia, Paraguay, Selandia Baru, Slovakia

Grup G: Brasil, Korea Utara, Pantai Gading, Portugal

Grup H: Spanyol, Swiss, Honduras, Cile

=================================

UI akan Gelar Konferensi Komputer International

Sabtu, 05 Desember 2009 07:09

Depok VOI News – Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia (UI) akan menyelenggarakan International Conference on Advanced Computer Science and Information Systems (ICACSIS) 2009 pada 7 dan 8 Desember 2009 di Pusat Studi Jepang Kampus UI, Depok. Kepala Kantor Komunikasi UI, Vishnu Juwono, di Depok, Jumat mengatakan, Selain Mendiknas juga dijadwalkan akan hadir Menteri Komunikasi dan Informatika RI (Ir. Tifatul Sembiring) dan Rektor UI (Prof. Dr. der. Soz. Gumilar Rusliwa Somantri).

Dikatakannya, konferensi Internasional dalam bidang ilmu komputer dan sistem informasi ini menghadirkan lima pembicara yaitu T. Usagawa (Kumamoto University, Japan), Steffen Holldobler (Technology University Dresden, German), Stephane Bressan (National University of Singapore, SNG), Masahiro Ohka (Nagoya University, JPN) dan K. Sekiyama (Nagoya University, Japan). Beberapa di antaranya adalah para ahli modern logic, ahli digital signal processing dan ahli robotic.

“Quote”“Fakultas Ilmu Komputer UI akan menyelenggarakan International Conference on Advanced Computer Science and Information Systems (ICACSIS)“

Ia mengatakan ICACSIS 2009 akan melibatkan para peneliti di bidang ilmu komputer, yang juga berkontribusi dalam pembuatan paper (makalah) penelitian. Makalah-makalah yang akan dipresentasikan dalam konferensi ini mencakup bidang Face Recognition/Analysis, Face Reconstruction, Gesture Recognition, Distribute Intelligent System, Expert & Knowledge-base Systems, Fault Monitoring and Diagnosis Image Processing/Pattern Recognition.

Vishnu mengatakan konferensi ICACSIS 2009 merupakan Forum internasional yang menghadirkan para peneliti, mahasiswa dan professional di bidang ilmu komputer dan sistem informasi, yang berasal dari dalam dan luar negeri. Tujuan dari konferensi itu adalah saling berbagi pengetahuan, pengalaman, inovasi dan perkembangan informasi terkini mengenai metodologi, teori dan aplikasi dalam semua aspek system engineering, human machine, interface dan emerging applications.ant/fld/LPP RRI

======================================

Kang Guru Indonesia Podcasts from the September 2009 KGI magazine

Teachers of the Indonesian language in Australian schools have registered great interest in articles from the September 2009 – KGI’s 20th Anniversary. Kang Guru Indonesia, with assistance from the Indonesia Australia Language Foundation (IALF) in Bali, has translated these articles below from the September 2009 magazine and produced bi-lingual audio versions of each article.

Listen to the PODCASTs below – both English and Indonesian versions together with tapescripts. Why not download them onto your mobile phone or onto disc?

1 KGI
Read KGI’s September magazine (pdf format)

Podcast materials from KGI

June 2009 KGI magazine

March 2009 KGI magazine

Podcasts in both language are also available on CD plus tapescripts.

We would appreciate your feedback on the material and the sound quality. Thank you.2 KGI

: http://www.kangguru.org/kangguuweb/kgi_latest_news.html

Read more...

Kliping Pekan Ini

>> Sabtu, 05 Desember 2009

Pekan Pertama Desember 200




Menkominfo siapkan RPP penyadapan


Aktivis khawatir RPP akan mengurangi peran KPK.

Rencana pemerintah Indonesia untuk menerbitkan Rancangan Peraturan Pemerintah RPP mengenai tata cara penyadapan bagi penegak hukum, mendapat kritik dari sejumlah kalangan.

Organisasi anti korupsi, Indonesia Corruption Watch, ICW, mengatakan rancangan peraturan tersebut akan melemahkan kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi KPK dan menyalahi aturan hukum yang berlaku.

Pemerintah menbantah memangkas kewenangan KPK melalui peraturan ini.

Sejumlah butir penting yang diindikasikan bisa melemahkan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, menurut catatan ICW, antara lain KPK harus mengantongi ijin dari pengadilan untuk melakukan penyadapan, dan KPK tidak bisa menyadap saat menyelidiki kasus korupsi, penyadapan harus dilakukan setelah bukti permulaan yang cukup.

ICW mengatakan ijin dari Ketua pengadilan juga akan menyulitkan KPK untuk mencari bukti dalam proses penyelidikan kasus korupsi.

Terlebih jika kasus itu melibatkan hakim dan penegak hukum, apalagi tak diatur sanksi jika pengadilan tidak mengeluarkan ijin atau terlambat memberikan ijin.

Padahal, selama ini KPK mendapatkan sejumlah bukti kasus korupsi melalui penyadapan yang diatur dalam UU tentang KPK.

Kita tidak mengurangi wewenang siapapun, tetapi memang penyadapan yang sah harus dilakukan lewat ijin pengadilan.

Tiffatul Sembiring

Penyadapan yang sah

Pemerintah membantah rancangan peraturan ini dibuat berkaitan dengan rekaman percakapan telepon dalam kasus rekayasa kriminalisasi pimpinan KPK Non Aktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, dan bertujuan untuk melemahkan KPK.

"Ini bukan untuk mengebiri KPK atau berhubungan dengan kasus Bibit Chandra. Rancangan ini sudah dibuat sejak Mei 2008. Kita tidak mengurangi wewenang siapapun, tetapi memang penyadapan yang sah harus dilakukan lewat ijin pengadilan." kata Menteri Komunikasi dan Informatika Tiffatul Sembiring.

Tiffatul menambahkan rancangan peraturan pemerintah ini mencontoh negara lain seperti Australia, penyadapan dilakukan oleh lembaga seperti Departemen Komunikasi dan Informatika, dengan permintaan dari KPK, BIN, Kejaksaan dan Kepolisian dengan izin pengadilan.

Mahkamah Konstitusi sejak 2003 lalu memerintahkan pengaturan penyadapan dan perekaman pembicaraan. Hanya saja pengaturan itu harus dalam bentuk Undang-undang dan bukan produk hukum yang lain.

Masalah ketentuan perlunya undang-undang dalam penyadapan ini sudah pernah dua kali diputus oleh MK yaitu tahun 2003 dan 2006.

(BBC World Service)


Ikutilah Kuiz "Suria Ku Di China" dan Menang Peluang Melancong ke China!
Pernah terfikir atau mengidamkan saat indah untuk bercuti ke negara China? Dan menikmati suasana percutian yang hebat di China? CRI merealisasikan impian anda ke China!
Bermula 7 Disember 2009 hingga 1 Januari 2010, pendengar di Malaysia boleh dengarkan Suria FM Malaysia (setiap Isnin hingga Jumaat) dan jawap soalan mudah melalui sms berdasarkan kapsul "Suria Ku Di China" untuk memenangi wang tunai RM100.
Talian SMS akan dibuka bermula 8.45 pagi dan 6.50 petang.
Bagi pendengar di luar Malaysia pula, anda boleh memberikan kami sebab "Kenapa anda hendak melancong ke negara China?". 4 pemenang bertuah yang terpilih bakal menikmati percutian ke negara China untuk 2 orang setiap pemenang.
(CRi Siaran Melayu)


Tahu Peristiwa Besar di Dunia Digital?

Sunday, 22 November 2009 Pilpres Iran ke-10 dan berbagai peristiwa setelahnya disebut sebagai satu dari 10 ‎fenomena paling menggemparkan di dunia maya dalam satu abad terakhir. Akademi ‎Seni Digital menyusun list dari 10 peristiwa besar dunia di dunia maya dalam abad 21. ‎Dalam list tersebut tercantum sembilan nama dan peristiwa besar di dunia maya yang ‎mempengaruhi kehidupan masyarakat. ‎

Perincian list tersebut sebagai berikut:‎
‎1- Situs Craiglist (2000). Menyusul besarnya pengaruh dan perkembangan situs ini ‎dari tahun 1995 hingga 2000 ke seluruh wilayah Amerika Serikat, situs Craiglist ‎menjadi salah satu situs informasi dan jaringan yang menyediakan berbagai fasilitas ‎iklan hingga forum dan chat. ‎

‎2- Google Adword (2001). Google menyediakan fasilitas iklan bagi para penggunanya. ‎Yaitu ketika seseorang mencari sebuah nama di Google, situs ini akan menampilkan ‎nama atau situs milik orang lain yang telah memiliki account di Google dan ‎menandainya dengan blok warna kuning. ‎

‎3- Wikipedia (2001). Situs ini menyediakan 14 juta arsip file dan artikel dalam ‎‎271 bahasa dunia. Situs ini kemudian berubah menjadi ensiklopedia besar di dunia ‎maya. Bahkan para pengguna dapat mengoreksi isi artikel dan file tersebut serta ‎dapat menambahkan informasi di dalamnya. ‎

‎4- Napster (2001). Adalah sebuah perangkat lunak yang menawarkan keanggotaan ‎bagi para pengguna dan setelah melakukan login, setiap anggota dapat berbagi file-‎file audio dalam hardisknya dengan para pengguna lain. Napster juga memberikan ‎layanan chat. Setelah situs ini ditutup berdasarkan keputusan pengadilan, perusahaan ‎Roxio pada tahun 2002 membeli perusahaan yang telah bangkrut ini dan ‎mengubahnya menjadi pusat download musik secara legal. ‎

‎5- Google Ipo (2004). Layanan ini mewujudkan revolusi dalam motor pencarian ‎Google. Kemudian berbagai situs seperti G-Mail, Youtube, Google Earth, Google Map ‎dan lain-lain, menggunakan motor pencarian tersebut. ‎

‎6- Youtube (2006). Situs ini menyediakan fasilitas kepada para penggunanya di ‎seluruh dunia untuk mengunggah file videonya dan berbagi dengan para pengguna ‎lain.‎

‎7- Facebook dan Twitter (2006). Kedua situs ini menciptakan revolusi dalam jaringan ‎sosial yang memiliki anggota ratusan juta orang dari seluruh penjuru dunia. ‎

‎8- IPhone (2007). Perusahaan Apple pada bulan Januari 2007 memperkenalkan ‎generasi baru telepon selular yang tidak memiliki tombol. Untuk menggunakan telpon ‎ini para pengguna cukup hanya dengan menyentuh layar. ‎

‎9- Pemilu Presiden Amerika Serikat (2008). Kampanya pada pilpres tersebut sangat ‎menakjubkan karena sebagian besar prosesnya menggunakan teknologi digital. ‎Khususnya para pendukung Barack Obama yang sangat gencar memanfaatkan ‎jaringan online untuk menggalang dukungan. ‎

‎10- Peristiwa pasca pemilu presiden di Iran (2009). Pasca pemilu di Iran, pemerintah ‎membatasi sebagian sarana telekomunikasi demi mencegah penyalahgunaan yang ‎dilakukan oleh oknum antek-antek asing. Di saat seperti ini, banyak warga yang ‎menggunakan Facebook dan Twitter untuk berbagi informasi.‎13:30:14

( IRIB )


Read more...

Kliping Pekan Ini

>> Rabu, 02 Desember 2009

Pekan Keempat November 2009

Hari Teknologi Informatika 28 November Dimulai Dengan Pameran E-book Sampai Produk Dengan Screen Touch


Dalam rangka memperingati 30 tahun perkembangan ICT (Information and Communication Technologies) atau teknologi komunikasi dan informatika. Taiwan memulai pameran di gedung perdagangan internasional Taipei (Taipei World Trade Center) sekitar 350 perusahaan ikut ambil bagian dalam pameran dengan mendirikan 1,800 stand pameran.

Perusahaan ikut memperkenalkan berbagai produk unggulan masing-masing, mulai produk-produk yang dibisa dikontrol dengan satu jari, tampilan produk bentuk 3 dimensi, produk ramah lingkungan, e-book (singkatan dari buku elektronik) atau buku digital, versi elektronik dari buku dan masih banyak lagi.

Pihak panitia penyelenggara menjelaskan, notebook dan produk handphone screen touch sudah popular di tengah masyarakat. Ketua pengurus perusahaan komputer Du Quan-chang berkata, “sebenarnya sangat sederhana sekali, kebutuhan yang diperlukan masyarakat semakin condong ke arah bijaksana, artinya membuat pemakai merasa mudah, sehingga perusahaan yang berpartisipasi dalam pameran ini, anda dapat melihat sendiri, banyak produk yang dapat dikontrol hanya dengan sentuhan jari, lalu langsung dapat difungsikan.”

Pameran e-book menjadi produk penting, dan e book juga dilengkapi fasilitas hemat listrik/baterai, sesuai dengan konsep ramah lingkungan, ia akan menjadi produk yang popular dengan cara mudah untuk membaca.

Pameran ini akan berlangsung selama 9 hari, lalu dilanjutkan di kota Taichung dari 11 Desember sampai dengan 16 Desember, di kota Kaohsiung akan berlanjut pada 26 Desember hingga pada 1 Januari 2010.

Google minta maaf ke Obama

Michelle Obama dan Barack Obama
Gedung Putih tidak berkomentar atas gambar itu

Google telah meminta maaf karena gambar Michelle Obama yang berbau rasial yang muncul ketika para pengguna internet mencari foto Ibu Negara Amerika Serikat itu.

Sebuah foto yang direkayasa muncul di bagian teratas ketika mencari gambar Michelle Obama di situs pencari Google Image.

Google menempatkan sebuah teks di atas gambar itu berjudul “Hasil Pencarian yang merupakan Penghinaan” yang menyatakan, “Kadang-kadang hasil pencarian kami bisa tidak sopan. Kami setuju”.

Namun Google tidak mencopot gambar itu dari mesin pencarinya.

Gedung Putih tidak memberikan komentar atas gambar tersebut.

Jerman Laksanakan Proyek Internet bagi Negara berkembang di Zambia

Lebih dari lima milyar orang tidak memiliki akses ke internet terutama di negara-negara berkembang. Fraunhofer-Gesellschaft berusaha untuk mengubah keadaan ini dengan satu proyek jangka panjang.

Proyek Fraunhofer yang bernama “Menghubungkan yang tidak terhubung“ ini akan diuji coba di sebuah desa kecil di Zambia, Afrika. Proyek ini dipresentasikan di Berlin, Kamis (26/11). Ide proyek ini adalah: Menjembatani jarak yang lebar dengan bantuan jaringan nirkabel, yang dihubungkan dengan stasiun radio terrestrial. Ini akan menjadi infrastruktur, khususnya di daerah pedesaan, yang akan meningkatkan komunikasi, seperti misalnya di bidang kesehatan dan pendidikan

Pada bulan September lalu, untuk pertama kalinya Jens Mödeker menginjakkan kakinya di benua Afrika. Ia ditugaskan sebagai tenaga bantuan pembangunan. Dalam satu film yang ia rekam di desa Macha, satu-satunya dokter yang bertugas di sana menceritakan sulitnya kondisi yang ia hadapi.

“Bagi perawatan medis di wilayah Macha, informasi dan teknologi komunikasi merupakan sesuatu yang sangat penting. Sebagai seorang dokter, saya harus melayani sekitar 8.000 orang. Saya dibantu oleh dua orang perawat. Sering kali kita harus mengirim pasien ke rumah sakit yang jaraknya 40 kilometer dari sini.“

Jens Mödeker menyaksikan dengan matanya sendiri, bagaimana sulitnya tantangan kerja yang dihadapi sang dokter. “Tidak ada satu saranapun yang ia miliki untuk berkomunikasi. Jika ia memerlukan sesuatu, maka ia harus pergi ke Macha. Seandainya terdapat jaringan komuniasi, maka mungkin ia tinggal bertanya: Apakah kalian memiliki obat-obatan? Dapatkah kalian mengirimkannya?“

Pemilihan desa ini sebagai uji coba proyek bukanlah sebuah kebetulan. Dikatakan Profesor Karl Jonas yang mendukung proyek ini dari awal. Yang penting adalah, bahwa bukan hanya teknologi Barat saja yang dikirim ke Afrika. “Keinginan untuk ini seharusnya datang dari orang Afrika sendiri yang mengetahui kondisi di sana dan juga berkepentingan untuk ini. Tugas kami adalah untuk membantu mereka dalam pembiayaan dan pengetahuan mengenai teknik. Merekalah yang membangun sendiri infrastruktur.“

Dan desa Macha di Zambia ini memang memenuhi syarat yang dituntut. “Di desa ini terdapat satu perusahaan kecil, yang bertugas menyediakan jasa internet untuk rumah sakit. Dengan koneksi per satelit, mereka dapat membangun jaringan internet di rumah sakit ini tanpa kabel,“ ungkap Jens Mödeker.

Yang menjadi hambatan bagi masyarakat Macha adalah, teknik satelit ini cukup rumit dan terutama mahal. Dengan proyeknya ini, Frauenhofer berusaha untuk mengatasi kedua kendala ini. “Untuk tahap pertama kami telah menginstal satu peralatan. Kami pantau bagaimana semuanya berfungsi. Ide kami adalah, tidak hanya beberapa rumah saja yang akan saling terhubung, tapi kami mencoba untuk membuat satu jaringan internet yang lebih luas, meliputi gedung-gedung yang saling berjauhan jaraknya,” dijelaskan Jens Mödeker.

Agar internet ini dapat bertahan lama, juga tanpa dukungan dari Jerman, maka peralatan yang dipakai harus sederhana, sehingga dapat dipelihara oleh teknisi lokal di sana. Pengadaan peralatan seperti ini merupakan syarat utama untuk proyek ini. Dikatakan Karl Jonas. “Peralatan yang dipakai tidak boleh rumit dan bisa dikonfigurasikan sendiri. Peralatan ini harus juga memiliki suatu fungsi, jika seandainya sambungan terputus. Di lain sisi, kamipun melakukan pelatihan teknis yang sesuai bagi masyarakat di sini.“

Proyek Frauenhofer di desa Macha Zambia ini diharapkan nantinya dapat menjadi contoh untuk diterapkan di negara berkembang lainnya. Tidak hanya di Afrika saja, kata Karl Jonas.

Marcel Fürstenau/Yuniman Farid

Editor: Rizki Nugraha

Dubes Arab Saudi Siap Fasilitasi Kerjasama VOI dan Radio Jedah.

Jakarta, VOI News – Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Abdulrahman Mohammad Amen AL Khayyat, bersedia untuk memfasilitasi kerjasama Radio Jedah dengan Voice Of Indonesia (VOI) Untuk mewujudkan rencana tersebut, perlu dibuat naskah perjanjian sebagai payung kerjasama antara kedua lembaga penyiaran tersebut.

Hal itu diungkapkan, Abdulrahman Mohammad Amen AL Khayyat, dalam wawancara dengan reporter VOI di Jakarta. Abdulrahman Mohammad Amen mengatakan, Arab Saudi sebagai Negara muslim memiliki aturan aturan yang harus ditaati oleh Media berbeda dengan Media di Negara lain. Media Elektronik di Arab Saudi seperti Televisi dan Radio dalam menyiarkan Berita isinya tidak boleh ada yang bersifat menyerang dan menentang kebijakan pemerintah.

Ia menambahkan, selama ini banyak kegiatan kegiatan positif yang dilakukan Arab Saudi tidak dimuat di media massa di Indonesia. Untuk itu Kedutaan Arab Saudi siap bekerjasama dengan VOI dan melibatkan VOI dalam meliput kegiatan-kegiatan penting yang menyangkut kepentingan kedua bangsa. Saat ini VOI menyelenggarakan siaran dalam 9 layanan bahasa yaitu Bahasa Arab, Inggris, Jepang, Mandarin, Perancis, Jerman, Korea, Malaysia, dan Indonesia.
Liputan lpp RRI

Read more...

Wavescan AWR DX Contest

>> Rabu, 11 November 2009

AWR WAVESCAN DX CONTEST

Wavescan adalah mitra utama Adventist World Radio (AWR) dalam memproduksi acara-acara DX. Acara DX dimaksudkan untuk meningkatkan peran serta pendengar dalam berkomunikasi dengan stasiun radio AWR terutama untuk mengirimkan laporan penerimaan siaran (LPS).
Wavescan berkantor pusat di Indianapolis Indiana Amerika Serikat yang memproduksi acara DX yang disiarkan oleh AWR dan beberapa stasiun radio lainnya.sejak tahun 1970-an.
Sebagai program special dan berciri khas DX, acara ini sudah sebegitu popular dikalangan para pendengar senior di seluruh dunia. Tak ketinggalan bagi DXer di Indonesia yang sudah lama aktif sebagai penguping siaran rln tentu sudah banyak mengetahui mengenai acara DX sekaligus kegiatan wavescan.
Sebagai komitmen pada program DX, setiap tahunnya Wavescan menyelenggarakan kontes DX bergengsi dan diminati. Kegiatan itu dikenal dengan "Wavescan DX Contest." Kegiatan yang dimulai pada tahun 1977 ini ternyata sangat menarik perhatian banyak DXer, dan sampai saat ini pun, kegiatan serupa tetap mengundang partisipasi dari pendengar. Setiap tahunnya AWR DX Contest mengusung tema yang berbeda-beda, sehingga memberikan kesan dan kegairahan bagi pesertanya.
Dalam setiap penyelenggaraan kontes Wavescan, disediakan hadiah baik untuk tingkat dunia, tingkat benua dan hadiah favorit. Pemenang tingkat dunia selain mendapatkan medali juga diberikan sebuah buku Gerry Berg yang sangat menarik mengenai dunia DX, "On The Shor Wave," sedangkan pemenang tingkat benua mendapatkan salah satu buku WRTH (World Radio TV Handbook) atau PWBR (Passport to World Band Radio) edisi terbaru. Pememang favorit berhak mendapatkan hadiah kenang-kenangan menarik dari AWR.

Tahun 1977
Tema : Pembukaan Program Acara AWR
Pemenang tingkat dunia : Victor Gonetilleke, Colombo Srilanka

Tahun 1978
Tema : Mengidentifikasi ID Stasiun
Pemenang tingkat dunia : Victor Gonetilleke, Colombo Srilanka dan Doglas Douli, Auckland New Zealand

Tahun 1979
Tema : Identifikasi/Menandai Kesalahan
Pemenang tingkat dunia : Ashok Kumar Bose, Calcutta India

Tahun 1980
Tema : Mengidentifikasi Stasiun SW
Pemenang tingkat dunia : Bryan Marsh, Auckland New Zealand dan Gordon Drling, Capersham Inggris

Tahun 1981
Tema : Menjawab 10 Pertanyaan
Pemenang tingkat dunia : Bryan Marsh, Auckland New Zealand

Tahun 1982
Tema : Laporan Penerimaan Acara DX
Pemenang tingkat dunia : Andrew Ellwell, Sydney Australia

Tahun 1983
Tema : Program DX Club
Pemenang tingkat dunia : Andrew Ellwell, Sydney Australia

Tahun 1984
Tema : Isi Acara-acara RMI
Pemenang tingkat dunia : Salvatore Placanica, Cairo Italia dan Johannes Weidlein, Schorndarf Jerman

Setelah 8 tahun kontes ini diadakan, beberapa kebijakan Wavescan akhirnya menghentikan sementara penyelenggaraannya. Baru 10 tahun kemudian acara kontes ini dimulai kembali.

Tahun 1995
Tema : 5 Kartu QSL Terbaik
Pemenang tingkat dunia : Arthur Cushen, Invercargil, New Zealand

Tahun 1996
Tema : Kartu-kartu QSL AWR
Pemenang tingkat dunia : William Matthews, Columbus Amerika Serikat

Tahun 1997
Tema : Kartu-kartu QSL Terkecil Dunia
Pemenang tingkat dunia : John Wilkins, Denver Amerika Serikat

Catatan : Pada kontes kali ini, penulis untuk pertama kalinya ikut serta. Namun bersaing dengan DXer kawakan mancanegara rasanya kita tak ada apa-apanya. Walaupun "merepotkan" tetapi hasil yang didapatkan sangat berkesan dan memuaskan, wlaupun hanya mampu sebagai pemenang favorit saja mewakili Indonesia dan mendapatkan gift atau souvenir AWR, QSL dengan ukuran sangat kecil (lebih kecil dari KTP), prangko AWR, sertifikat prangko AWR dan lain-lain.

Tahun 1998
Tema : Kartu-kartu QSL Terbesar Dunia
Pemenang tingkat dunia : Hans Goselchan, Cattbus Jerman

Tahun 1999
Tema : Koleksi QSL Terbanyak
Pemenang tingkat dunia : Ron Killick, Christch New Zealand

Tahun 2000
Tema : Prangko-prangko QSL AWR
Pemenang tingkat dunia : Jose Jacob, Hyderabad India dan Thomas Drescher, Rosrath Jerman

Catatan : Prangko yang dimaksud disini adalah prangko khusus yang diterbitkan oleh AWR dalam setiap penerbitan QSL khusus atau setiap penyelenggaraan kontes. Sudah barang tentu prangko tersebut tidak dipergunakan untuk urusan pos/surat-menyurat. Bagi pendengar yang rajin mengirim LPS atau mengikuti kontes akan mendapatkan banyak sekali prangko QSL, dan untuk mengoleksinya AWR juga memberikan semacam sertifikat yang dipergunakan untuk menempel prangko-prangko tersebut setiap edisi.

Tahun 2001
Tema : KArtu-kartu QSL Terindah
Pemenang tingkat dunia : Achraf Chaabane, Sfax Tunisia.

Tahun 2002
Tema : Kartu-kartu QSL Pertama Dimiliki
Seperti kontes DX AWR sebelumnya, kontes DX tahun ini akan berlangsung selama bulan September, dengan dua pertanyaan utama : Apakah QSL stasiun gelombang pendek yang pertama kali Anda miliki ? dan Apakah QSL dari AWR yang pertama kali Anda miliki ? Pemenang utama Wavescan 2002 DX Contest ini akan memperoleh 2002 Bronze Medallion dan 1 kopi buku otobiografi Jerry Berg, yang berjudul On the Shortwaves. Para pemenang tambahan dari setiap benua akan memperoleh 1 buku Passport to World Band Radio 2003 atau 1 buku World Radio TV Handbook 2003.

Ratusan award/penghargaan juga tersedia untuk para DXer peserta. Seluruh kontribusi untuk kontes DX ini harus bercap pos bulan September 2002. Meskipun tidak menutup kemungkinan kontribusi yang dikirimkan sebelum bulan September akan diterima. Kontribusi yang dikirim setelah September 2002 tidak akan diterima.

Berikut persyaratan secara singkat untuk mengikuti Wavescan 2002 DX Contest :
A. Berikan detail QSL stasiun radio gelombang pendek yang pertama kali Anda terima
B. Berikan detail QSL dari Adventist World Radio (AWR) yang pertama kali Anda terima
C. Kirimkan 3 laporan penerimaan stasiun pemancar AWR manapun di seluruh dunia
D. Jika memungkinkan, kirimkan 3 kartu radio
E. Jika memungkinkan, kirimkan sebuah kaset rekaman berisi pembukaan/penutupan siaran sebuah stasiun radio gelombang pendek lokal

Persyaratan Secara Lebih Mendetail
A. QSL Stasiun Gelombang Pendek yang Pertama Kali Anda Terima Tuliskan detail lengkap (data teknis) QSL stasiun radio gelombang pendek yang pertama kali Anda terima. Dan sertakan fotokopi data teknis QSL tersebut.

B. QSL dari AWR yang Pertama Kali Anda Terima Tuliskan detail lengkap (data teknis) QSL dari stasiun AWR yang pertama kali Anda terima. Sertakan pula foto kopi data teknis kartu QSL AWR tersebut.

C. Tiga Laporan Penerimaan Siaran AWR
C.1. Tuliskan laporan penerimaan dari 3 lokasi pemancar gelombang pendek AWR, bisa dari stasiun yang dimiliki AWR atau stasiun gelombangpendek yang disewa AWR. Misalnya : AWR Asia di Guam, AWR Meyerton di Afrika Selatan, dan AWR Abu Dhabi.
C.2. Peserta dapat mengirimkan lebih dari tiga laporan penerimaan. Seluruh laporan penerimaan yang benar akan diverifikasi dengan dengan kartu QSL baru AWR yang khusus dikeluarkan untuk Wavescan 2002 DX Contest, dan perangko QSL AWR 2002. Meski demikian, laporan penerimaan tambahan tersebut tidak akan memberikan tambahan nilai pada nilai kontes Anda.

D. Tiga Kartu Radio - Jika Memungkinkan
D.1. Jika memungkinkan, peserta dapat mengirimkan 3 kartu yang bernuansa / berhubungan dengan keradioan untuk Koleksi Sejarah AWR.
D.2. Kartu-kartu itu dapat berupa kartu QSL kosong yang baru maupun lama (sebaiknya bukan kartu QSL koleksi Anda yang telah terisi data teknis).
D.3. Kartu-kartu itu dapat pula berupa kartupos baru atau lama yang bernuansa / berhubungan dengan keradioan, seperti kartu pos yang bergambar gedung radio, antena radio, menara pemancar radio / televisi, iklan radio, dan kartu-kartu pos sejenis.
D.4. Kartu QSL yang dikeluarkan oleh operator radio CB atau radio amatir tidak dapat diikutsertakan.

E. Rekaman Siaran Stasiun Gelombang Pendek - Jika Memungkinkan
E.1. Jika memungkinkan, peserta dapat mengirimkan sebuah kaset rekaman berisi pembukaan dan / atau penutupan siaran suatu stasiun radio gelombang pendek lokal di sekitar tempat tinggal Anda. Rekaman yang mutu suaranya baik akan diudarakan dalam acara Wavescan.
E.2. Rekaman pembuka / penutup siaran dari stasiun radio gelombang pendek internasional (jarak jauh) tidak dapat diikutsertakan.

Award (Penghargaan) Kontes
1. Pemenang Wavescan 2002 DX Contest tingkat dunia akan menerima 2002 Bronze Medallion dan 1 kopi buku otobiografi Jerry Berg, yang berjudul On the Shortwaves.
2. Para pemenang tambahan dari tiap-tiap benua akan memperoleh 1 buku Passport to World Band Radio 2003 atau 1 buku World Radio TV Handbook 2003.
3. Ratusan award (penghargaan) dari AWR dan sumber-sumber radio lainnya juga tersedia untuk para peserta.
4. Laporan penerimaan yang benar akan diverifikasi dengan dengan kartu QSL baru AWR yang khusus dikeluarkan untuk Wavescan 2002 DX Contest.
5. Tiga jenis kartu QSL AWR baru akan diterbitkan untuk laporan penerimaan Wavescan 2002 DX Contest :
5.a. Hanya sebanyak 100 lembar kartu pos bergambar akan dikeluarkan sebagai kartu QSL.
5.b. Hanya sebanyak 24 lembar kartu pos bergambar AWR Guam akan dikeluarkan sebagai kartu QSL. Kartu QSL ini hanya akan digunakan untuk memverifikasi laporan penerimaan dari siaran KSDA AWR Guam.
5.c. Kartu QSL No.5 dari seri QSL AWR, New Millenium QSL Cards.

Hal-hal yang Perlu Diingat
1. Semua kontribusi untuk kontes DX ini harus bercap pos selama bulan September 2002 dan harus diterima panita kontes sebelum akhir bulan Oktober. Kontribusi yang dikirimkan sebelum bulan September akan diterima. Kontribusi yang dikirim setelah bulan September tidak akan diikutsertakan. Meskipun demikian, laporan penerimaan setelah bulan itu tetap akan diverifikasi.
2. Jika memungkinkan, peserta diharapkan menyertakan sebuah amplop berukuran besar (yang cukup kuat) yang telah bertuliskan nama lengkap dan alamat peserta.
3. Jika memungkinkan, peserta diharapkan menyediakan kupon balasan (IRC - International Reply Coupon).
4. Wavescan 2002 DX Contest ini terbuka untuk seluruh pendengar radio, baik tua maupun muda, dari negara manapun di seluruh dunia.
5. Jika dibutuhkan, biaya pos untuk pengiriman kaset rekaman akan dibayarkan dalam bentuk kupon IRC.
6. Kirimkan kontribusi Anda ke alamat : Anniversary DX Contest, P.O. Box 29235, Indianapolis, IN 46229, USA.
Pemenang tingkat dunia : Peter Boeck, Offenbach Jerman

Tahun 2003
Tema : Kartu-kartu QSL Yang Unik
Seperti kontes DX sebelumnya kami di sini di Wavescan DX Contets 2003 akan melaksanakannya sepanjang bulan September. Ramuan utama dalam kontes DX kita tahun ini adalah suatu pencarian untuk QSL yang unik, bukan dalam desain, tetapi pada keunikan dalam memverifikasi. Apakah Anda memiliki koleksi QSL yang menurut Anda tidak ada yang lain memilikinya?
Pemenang tingkat dunis untuk "September DX Contest" akan menerima medali perunggu dan satu buku autograpi Jerry Berg, "On The Shortwaves". Sedangkan untuk pemenang tingkat kontinental akan menerima salah satu dari "Pasport To Word Band Radio 2004" atau "World Radio TV handbook 2004" sesuai dengan pilihan mereka. Juga tersedia ratusan penghargaan tambahan.
Semua penyertaan harus cap pos selama bulan September 2003. Penyertaan yang terlambat tidak akan berkesempatan memperoleh hadiah, meskipun demikian laporan penerimaan siaran tetap akan diberikan QSL dengan kartu yang baru 2003 pengesahan dan pengesahan.
Berikut ringkasan lima komponen dalam kontes DX akbar untuk tahun ini :
Bagian A : QSL yang unik di dunia.
Bagian B : Bagaimana Anda mulai menjadi DXer?
Bagian C : Uraikan dan kirimkan salah satu perangko radio.
Bagian D : Mengirimkan 3 laporan penerimaan siaran AWR dari transmisi manapun.
Bagian E : Jika memungkinkan, kirimkan 3 kartu radio.
Berikut ini adalah uraian singkat masing-masing bagian :
Bagian A : QSL yang unik di dunia.
Apakah Anda memilik QSL yang sungguh-sungguh unik yang menurut Anda bahwa Andalah satu-satunya orang di dunia yang mempunyai verifikasi seunik ini. Misalnya QSL unik itu karena memverifikasi suatu siaran dalam keadaan darurat, atau pemancar darurat, atau frekwensi yang salah atau sesuatu tentang peristiwa dramatis dan lain sebagainya. QSL harus merupakan verifikasi dari siaran shortwave, mediumwave, longwave, FM atau komunikasi utility, tetapi bukan dari stasiun amatir, CB maupun TV. Anda boleh mendaftar banyak QSL-QSL unik sesuai yang Anda inginkan. Anda boleh mengirim copy QSL berwarna atau hitam putih dari QSL itu, atau Anda dapat menguraikan detilnya.

Bagian B : Bagaimana Anda mulai menjadi DXer?
ceritakanlah dalam dua atau tiga paragrap apa yang menyebabkan Anda tertarik untuk memonitor siaran radio internasional.

Bagian C : Uraikan dan kirimkan salah satu perangko radio.
Anda boleh menguraikan dan mengirimkan perangko radio dari negara manapun, baik prangko yang sudah digunakan ataupun prangko baru, yang menonjolkan radio dalam beberapa bagian desainnya.

Bagian D : Mengirimkan 3 laporan penerimaan siaran AWR dari transmisi manapun.
Sampaikan 3 laporan penerimaan siaran dari transmisi AWR manapun.
Laporan ini dapat berupa laporan tentang siaran AWR pada beberapa stasiun manapun di dunia.

Bagian E : Jika memungkinkan, kirimkan 3 kartu radio.
Kartu radio yang diikutsertakan mungkin kartu QSL lama atau baru, kartupos bergambar baik lama atau baru yang menunjukkan radio dalam beberapa bagiannya. Tidak sah untuk kontes ini kartu radio yang berasal dari radio amatir maupun kartu QSL CB.

Hadiah yang dsediakan dalam kontes ini :
1. Pemenang tingkat Dunia pada "September DX Contest" akan menerima medali perunggu 2003 dan satu buku salinan autograpi Jerry Berg's yang sangat menarik, "On The Shortwaves".
2. Pemenang tingkat kontinental akan menerima salah satu buku pilihan mereka "Pasport To World Band Radio 2004" atau "World Radio TV Handbook 2004".
3. Ratusan penghargaan lain tersedia dari AWR, mencakup 10 lembar penuh Prangko QSL AWR dan 10 lembar terdiri dari setengah set.
4. Semua laporan penerimaan siaran akan diberikan kartu verifikasi baru AWR yang berkenaan dengan 2003 DX contest dan 2003 QSL stamps.

Hal-hal yang perlu diingat :
1. Semua kontribusi untuk kontes DX ini harus bercap pos selama bulan September 2002 dan harus diterima panita kontes sebelum akhir bulan Oktober. Kontribusi yang dikirimkan sebelum bulan September akan diterima. Kontribusi yang dikirim setelah bulan September tidak akan diikutsertakan. Meskipun demikian, laporan penerimaan setelah bulan itu tetap akan diverifikasi.
2. Jika memungkinkan, peserta diharapkan menyertakan sebuah amplop berukuran besar (yang cukup kuat) yang telah bertuliskan nama lengkap dan alamat peserta.
3. Jika memungkinkan, peserta diharapkan menyediakan prangko balasan, atau lebih baik dalam bentuk mata uang internasional, walaupun demikian kupon balasan (IRC - International Reply Coupon) juga dihargai.
4. Satu-satunya alamat untuk kontes adalah : September DX Contest, Box 29235, Indianapolis Indiana 46229 USA.
Pemenang tingkat dunia : Gunter Jacob, Passau Jerman

Tahun 2004
Tema : QSL-QSL Bertema
Tahun ini, sebagaimana biasa, jumlah peserta yang ikut sangat banyak dari semua area benua, dengan kualitas entry yang sangat luar biasa bagus. Kontes tahun ini mengundang pendengar untuk menguji koleksi QSL mereka dan untuk memilih lima QSLS dengan tema spesifik. Pendengar kemudian diundang untuk memilih lima kartu QSL yang menggambarkan suatu tema berbeda. Catatan atau log untuk siaran juga diharapkan, seperti tiga kartu radio, dan tiga laporan penerimaan siaran.

Berikut adalah penilaian dari semua masukan, "Wavescan" sangat senang untuk mengumumkan semua pemenang " Wavescan 2004 DX Kontes" kali ini. Pemenang tingkat dunia untuk tahun 2004 lagi-lagi Guntur Jacob dri Passau, Jerman. Ini merupakan orang keempat sebagai pemenang tingkat Dunia untuk kedua kalinya Beliau telah menang kontes tahunan ini pada dua kesempatan terpisah. Daftar Pemenang tingkat dunia sudah menang kontes dua kesempatan berurutan adalah:
Victor Goonetilleke Colombo Sri Lanka 1977 & 1978
Bryan Marsh Auckland New Zealand 1980 & 1981
Andrew Elwell Sydney Australia 1982 & 1983
Guntur Jacob Passau Germany 2003 & 2004

Dan sebagai pemenang tingkat benua kali ini adalah :
Africa : Phillips Melle Egbe Nigeria
North America : Andrew Lisowski Virginia USA
Latin America : Richard Chen Tacarigua Trinidad
Pacific : Michael Stevenson NSW Australia
Asia : T.R.Rajeesh Kerala India
Europe : Heinz Haring Kapfenberg Austria
Peter Boeck Offenbach Germany

Sebagai tambahan, disediakan pemenang "kehormatan" yang dianugerahi kepada pendengar berikut yang mengirimkan masukan yang sangat bagus :
Brazil - Jose da Cunha
Bulgaria - Rumen Pankov
Canada - Ashok Bose
Chile - Armando Campos
Denmark - Hans Lollike
England - Patrick Jeffers
France - Christian Ghibaudo
Germany - Marcel Goerke
Italy - Giovanni Sergi
Japan - Eiji Kitamoto
New Zealand - Peter Grenfell
Sweden - Bjorn Fransson
Ukraine - Sergey Kolasov
USA - Fritz Layer

Pemenang Tingkat Dunia, Guntur Jacob dari Jerman, akan menerima suatu penghargaan berupa medali Perunggu, karena sudah menang dua kali. Pemenang tingkat benua akan menerima satu buku "Passport to World Band Radio- 2005" atau "World Radio TV Handbook - 2005", dan Pemenang kehormatan atau favorit akan menerima cinderamata AWR.

Di dalam penyertaannya, Guntur Jacob memilih materi berikut untuk lima segmen dari kontes 2004 :
Segmen A- QSL bertema Pegunungan : dari HCJB, ORF, RNZI, Radio Austria, FEBC
Segmen B- QSL Tema Jembatan : BBC, Radio Australia, NHK, VOA, KTWR
Segmen C- Log Radio : Pengumpulan Verifikasi Radio
Segmen D- Laporan Penerimaan Siaran : KSDA, AWR-MEYERTON, AWR-MOOSBRUNN
Segmen E- Kartu Radio : Radio Suara Indonesia, Suara Iran, Radio Pakistan

Adventist World Radio berterima kasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi pada "Wavescan DX Contess 2004" dan menyampaikan penghargaan untuk sejumlah kartu radio yang dikirimkan.
Info selengkpanya ada di : http://english.awr.org/wavescan.
Pemenang tingkat dunia : Gunter Jacob, Pasau Jerman

Lagi-lagi untuk sementara kontes ini ditiadakan selama 3 tahun (2005-2007) dalam masa-masa AWR mengadakan perombakan manajemen, dan baru mulai dilaksanakan kembali pada tahun 2008. Jika sebelumnya, Wavescan AWR DX Contest dilaksanakan pada bulan September, maka kontes kali ini dilaksanakan pada bulan April untuk kontes 2008 dan sehubungan dengan perpindahan kantor administrasi AWR dari Singapura ke Pulau Batam, kontes diadakan pada bulan Juni 2009.

Tahun 2008
Tema : "QSL Alphabet DX Contest"
Menanggapi banyaknya permintaan dari kelompok pendengar di banyak negara berbeda di seluruh dunia, Adventis World Radio dengan gembira mengumumkan pembukaan kembali kontes DX kami yang popular bersama program DX kami “Wavescan.”
Direncanakan kontes DX untuk tahun ini akan diselenggarakan selama bulan April dan diberi nama “QSL Alphabet DX Contest.” Di kontes DX 2008 pendengar diminta untuk mencari dalam koleksi QSLnya sendiri dan memilih 26 QSL, satu untuk tiap huruf dalam abjad Inggris.
Pendengar juga diminta untuk membuat sedikitnya 3 LPS untuk transmisi AWR, dan mengirimkan sedikitnya 3 kartu radio. Berikut rincian 4 bagian dalam kontes besar DX tahun ini :
Bagian A
Daftar Alphabet QSL
Cari diantara koleksi QSL Anda dan pilih 26 QSL (sebaiknya kartu QSL, walaupun QSL berformat suratpun dianggap sah) dengan tiap QSL mewakili ke-26 huruf dalam abjad Inggris. QSL tersebut semuanya koleksi Anda sendiri, harus merupakan konfirmasi penerimaan siaran stasiun-stasiun radio di SW, MW, LW, FM, TV dan Komunikasi Utility, tetapi bukan amatir ataupun CB. Contohnya, Anda memilih satu QSL yang mewakili huruf A dan mungkin itu satu QSL dari Austria, Austrlaia, Argentina atau Ahmedabat di India, atau ABC Radio dsb. Mewakili huruf B, Anda bias memilih misalnya BBC, Belgia, Berlin atau 2BL, atau Radio Butterworth dsb. Dan begitu selanjutnya untuk tiap huruf abjad. Untuk X misalnya, Anda bisa memilih CFRX atau XEW atau 3XY dsb dan untuk huruf Z Anda bisa memilih Zambia, Zimbabwe, atau 2ZB, atau Zed Radio dsb.
Selanjutnya Anda membuat sebuah daftar ke 26 QSL yang memenuhi syarat, yang menunjukkan huruf-huruf abjad, stasiun radio, lokasi stasiun, tahun QSL dan keterangan singkat (harap diingat, dalam bagian A Anda tidak perlu mengirim QSL ke AWR, hanya daftarnya saja). Berikut contoh daftar QSL :
Letter QSL Statiun Location Year Deskription
A Austria ORF Vienna 1995 Vienna Palace
B Bonaire RN Bonaire 1996 studio building
C Canada RCI Sacjville 1997 old anniversary
Dan seterusnya sampai
X CFRX Toronto Canada 1994 White card, red.
Y YVTO Caracas Venezuela 1968 light green c.
Z 2ZB Wellington NZ 1956 old gray card

Bagian B
Foto Copy 5 QSL
Bila memungkinkan buatlah foto copy mana yang menurut Anda 5 kartu terbagus dalam daftar Anda, sebaiknya berwarna, walaupun hitam putih dari beberapa negara juga bisa diterima, dan lampirkan foto copyan tersebut untuk entri kontes.

Bagian C
Mengirimkan 3 Reception Report
Sertakan sedikitnya 3 laporan penerimaan siaran untuk transmisi AWR dari lokasi dan moda manapun.

Bagian D
Mengirimkan 3 radio card
Bila memungkinkan sertakan setidaknya tiga kartupos yang berhubungan dengan radio untuk Indianapolis Historic Collection, lama atau baru, dan bisa berupa kartu bergambar, kartu bertulisan, kartu QSL dsb. (kartu QSL amatir ataupun kartu QSL CB tidak berlaku).

Perlu diingat
1. Semua entri harus dikirim melalui pos, dicap pos selama bulan April dan diterima di Indianapolis pada akhir bulan Mei 2008. Utuk beberapa kasus pengiriman entri lebih awal bisa iterima. Entri yang terlambat tidak berhak untuk memperoleh penghargaan, tetapi LPS akan diberi verifikasi dengan stempel khusus kontes. Entri melalui email tidak berhak untuk memperoleh penghargaan, tetapi LPS akan diberi verifikasi dengan stempel khusus kontes.
2. Bila memungkinkan agar menyertakan satu amplop yang kuat dengan alamat tujuan Anda sendiri.
3. Bila memungkinkan, agar melampirkan biaya pos, sebaiknya dalam bentuk uang internasional, walaupun prangko mint atau kupon IRC juga kami hargai.
4. Alamat yang beralku untuk entri kontes adalah sebagai berikut :
Alphabet DX Contest, Adventist World Radio, BOX 29235 Indianapolis, Indiana 46229 USA.

“QSL Alphabet DX Contest Awards”
1. Pemenang dalam QSL Alphabet DX Contest akan menerima sebuah buku Gerry Berg yang sangat menarik, “On the Short Wave.”
2. Pemenang tambahan akan menerima sebuah buku pilihan mereka, “Passport to World Bnd Radio” atau “World Radio TV Handbook”2008 atau 2009.
3. Penghargaan tambahan akan dikirim untuk entri yang memenuhi syarat, termasuk souvenir AWR dan barang-barang semacam itu. (Peterson). -------AWR-m54---------
Pemenang tingkat dunia : Gunter Jacob, Pasau Jerman

Tahun 2009
Tema : "Silent Shortwave Station Contest."
Sekali lagi, Adventist World Radio dengan se-nang hati menyelenggarakan sebuah kontes tahunan bagi pendengar, dan untuk tahun ini judulnya adalah: "Silent Shortwave Station Contest."
Anda diminta untuk mencari di antara koleksi QSL Anda sendiri dan menyusun semua QSL yang merupakan verifikasi pemantauan stasiun-stasiun shortwave dan / atau transmitter shortwave yang tidak lagi mengudara. Sebagai tambahan untuk penghargaan biasa, akan diberikan spesial awards bagi mereka yang mengirimkan satu lps untuk program DX kami, "Wavescan," via Radio Miami International WRMI, di Miami Florida. Detilnya sebagi berikut:
1. Sebutkan apa yang menurut Anda merupakan lima QSL terbaik dari stasiun atau transmitter shortwave yang tidak lagi mengudara. Pengertian “terbaik” bisa karena stasiun atau transmitter itu sendiri, atau jauhnya, atau po-wer-nya, atau usianya, atau kondisi saat Anda mendengar stasiun itu; atau kartu QSL itu sendiri, dsb. (Jangan mengirim kartu-kartu aslinya)
2. Pada setiap paragraph, jelaskan alasan mengapa Anda memilih tiap kartu menjadi yang terbaik di antara koleksi Anda.
3. Sertakan fotokopi masing-masing kelima kartu, sebaiknya berwarna, walaupun hitam putih bisa juga diterima. Ingat, jangan mengirim aslinya.
4. Kirimkan paling sedikit tiga lps untuk siaran AWR manapun dari KSDA Guam, atau siaran relay AWR via stasiun relay manapun di dunia. Siaran-siaran AWR bisa melalui shortwave, mediumwave atau FM. Semua lps akan diverifikasi dengan sebuah tanda kontes pada kartu QSL.
5. Bila memungkinkan, sertakan tiga kartu radio untuk dimasukkan sebagai bahan Indianapolis QSL collection. Kartu-kartu ini boleh baru atau lama, dan mungkin berupa kartu-kartu QSL, kartu-kartu lps, kartu-kartu bergambar, dsb. Untuk kontes ini tidak berlaku kartu-kartu amatir ataupun CB.
AWR DX Contest 2009, "Silent Shortwave Station Contest," akan berlangsung selama bulan Juni. Semua entri harus diposkan di lokasi pendengar di negara manapun pada tanggal kapanpun selama bulan Juni, dan harus dikirimkan ke alamat pos AWR di Indianapolis tidak melewati akhir Juli 2009. Biaya pos balasan dalam bentuk mata uang internasional, prangko mint, atau kupon IRC akan dihargai. Juga, bila mungkin, sediakan sebuah amplop yang sudah ditulisi alamat tujuan, ukuran bisnis.
Alamat untuk "Silent Shortwave Station Con-test" 2009 adalah:
Silent Shortwave Station Contest
Box 29235 Indianapolis, IN 46229 USA
Penghargaan untuk kontes ini sama dengan semua kontes-kontes terdahulu. Sebuah spesial award bagi world winner, sebuah buku sejarah radio tulisan Jerry Berg; dan "World Radio TV Handbook" atau "Passport to World Band Radio" bagi continental winners. Sebagai tambahan, akan diberikan special awards bagi mereka yang mengirimkan sebuah lps siaran "Wavescan" melalui stasiun shortwave in Miami, WRMI.

Hasil "Silent Stations DX Contest" Wavescan AWR 2009
Dalam acara kami tanggal 04 Agustus, kamai telah mengumumkan nama-nama para pemenang "Silent Stations DX Contest" 2009 kami yang akbar. Anda tentunya masih ingat bahwa bulan Juni adalah bulan pelaksnaan kontes kami, dan kami menunggu sampai akhir bulan Juli sampai semua kiriman masuk dari seluruh dunia.
Kebanyakan entri kontes ini dikirim dalam paket dan amplop ukuran besar, maka banyak diantara-nya dikirim secara tercatat guna memastikan keamanan pengirimannya. Ini memang kontes yang sangat menarik bagi banyak entri dari para monitor radio international terkenal selain dari mereka yang namanya masih belum dikenal secara luas.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, entri datang dari berbagai negara dan mutu dari begitu banyak entri sungguh sangat mengagumkan. Kontes kali ini mensyaratkan lima wilayah informasi :
 Daftar 5 QSL dari stasiun yang sekarang sudah tidak mengudara lagi.
 Uraian singkat dari masing-masing QSL tersebut.
 Potocopy masing-masing QSL.
 Tiga Laporan penerimaan siaran dari transmisi AWR dari manapun
 Tiga kartu radio yang secara historis penting.
Untuk pemenang kontinental dengan senang hati mengumumkan nama-nama berikut :
Asia : Nobuya Kato, Fijisawa, Jepang (DSWCI member)
Pacific : Brian Webb, Upper Hut New Zealand
South America : Leonardo Santiago Merdia, Venezuela
North America : William Patalon, Fallston, USA
Europe : Hans Lollike, Hedehusene, Denmark
Entri yang mendapatkan penghargaan :
India : Girish Chadaga, Bangalore
New Zealand : John Durham, Tauranga
Indonesia : Jemmy Liwang, Sulawesi
Mexico : Luis Vallebueno, Durango
Canada : Jonathan Pukila, Thunder Bay, ON
Swedia : Bjorn Fransson, Visby (DSWCI member)
USA : Edward Insinger, Summit NJ
Dan sekarang berita yang Anda semua tunggu-tunggu : siapa world winner untuk tahun 2009? Selagi Anda menahan napas, kami beritahukan bahwa ini adalah untuk keempat kalinya dimana ia memenangkan kontes DX tahunan kami. World winner tahun 2009 tidak lain dari Gunter Jacob dari Passau Jerman
Selamat lagi Gunter, dan entri yang monumental benar-benar telah Anda persiapkan dengan cermat. Informasi berharga Anda di begitu banyak halaman itu merupakan sesuatu yang bisa dipergunakan dengan menyenangkan.
Sesungguhnya entri Anda untuk empat kali kesempatan ini tercatat sebagai yang terbaik yang pernah kami terima sejak kontes tahunan ini dimulai pada tahun 1977. satu-satunya entri lain yang menyamai mutu dan nilai tinggi entri Anda adalah entri tahun 1996 dari William Matthews dari Columbus, Ohio, USA.
Entrinya disatukan pada satu buku lembaran lepas setebal satu inchi dan kami masih tetap memanfaatkan informasinya sampai hari ini sebagai satu referensi untuk informasi penting.
Entri Gunter Jacob kali ini memasukkan lima QSL terbaiknya dari stasiun-stasiun yang kini tidak aktif, dan stasiun-stasiun itu adalah :
Radio New Zealand ZLS 7,5 kW Titahi Bay 1970
Radio Australia – 10 kW, Perth 1971
Radio Tahiti – 20 kW 1972
Radio America – 7,5 kW Swan Island 1972
Radio Senegal – 100 kW 1961
Kami sampaikan penghargaan kepada semua peserta yang telah mengirim entri untuk DX Contest tahun 2009 kami.
(Adrian M. Peterson)
Gunter Jacob adalah seorang anggota Danish Shortwave World Club International (DSWCI) dan Bill Matthews juga telah menjadi anggotanya. Congratulations for all.

Pemenang Tingkat Dunia dari tahun ke tahun
Thn Nama Lokasi Negara Nama Kontes
2010 Mungkin giliran Anda Indonesia?? ?? ????
2009 Gunter Jacob Pasau Jerman QSL dari Stasiun off air
2008 Gunter Jacob Pasau Jerman Koleksi QSL Alphabet
2004 Gunter Jacob Pasau Jerman Kartu-kartu QSL Bertema
2003 Gunter Jacob Pasau Jerman Kartu-kartu QSL Yang Unik
2002 Peter Boeck Offenbach Jerman Kartu QSL Pertama Dimiliki
2001 Achraf Chaabane Sfax Tunisia Kartu-kartu QSL Terindah
2000 Jose Jacob Hyderabad India Perangko QSL AWR
2000 Thomas Drescher Rosrath Jerman Perangko QSL AWR
1999 Ron Killick Christchurch Selandia Baru Koleksi QSL Terbesar
1998 Hans Gosdschan Cottbus Jerman Kartu QSL Terbesar di Dunia
1997 John Wilkins Denver AS Kartu QSL Terkecil di Dunia
1996 William Matthews Columbus AS Kartu-kartu QSL AWR
1995 Arthur Cushen Invercargill Selandia Baru Lima Kartu QSL Terbaik
1984 Salvatore Placanica Cairo Italia Isi Acara RMI
1984 Johannes Weidlein Schorndorff Jerman Isi Acara RMI
1983 Andrew Ellwell Sydney Australia Program-program Klub DX
1982 Andrew Ellwell Sydney Australia Laporan Penerimaan Acara DX
1981 Bryan Marsh Auckland Selandia Baru Menjawab 10 Pertanyaan
1980 Bryan Marsh Auckland Selandia Baru Mengidentifikasi Stasiun SW
1980 Gordon Darling Caversham Inggris Raya Mengidentifikasi Stasiun SW
1979 Ashok Kumar Bose Kolkata India Menandai Kesalahan
1978 Douglas Doull Auckland Selandia Baru Mengidentifikasi ID Stasiun
1977 Victor Goonetilleke Colombo Sri Lanka Pembukaan Acara AWR Program

Read more...

Berita KPI Juli-Oktober 2009

>> Kamis, 29 Oktober 2009

Jumat, 23 Oktober 2009

SDM Penyiaran Radio Masih Minim

Minimnya sumber daya manusia (SDM) penyiaran yang profesional terdapat disejumlah daerah termasuk di Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibatnya, penanganan lembaga penyiaran hanya dilakukan ala kadarnya alias tidak mumpuni atau professional.

“Banyak radio yang dikelola dengan manajamen on man show alias dikelola secara tumpang tindih. Kadang seorang penyiar merangkap menjadi sales hingga jadi penjaga malam,” kata Wakil Ketua KPID NTB, Sukri Aruman, beberapa waktu lalu di Mataram, Lombok.

Akibatnya, jelas Sukri, ini berpengaruh pada isi siaran radionya yang dikemas secara asal-asalan. Misalnya, dalam program berita, ada radio yang melansir berita di koran tapi tidak menyebutkan sumber berita yang jadi rujukan. “Seolah-olah berita itu hasil liputan sang penyiar, padahal dia mengutip dari media cetak. Ini jelas sebuah kesalahan fatal dan melanggar kode etik jurnalistik,” tambahnya.

Selain itu, ada beberapa contoh kesalahan yang timbul dari pengelolaan radio yang tidak profesional. Misalnya, ada radio yang membuat program konsultasi kesehatan secara interaktif tanpa melibatkan ahlinya dan hanya mengandalkan kemampuan si penyiar yang sama sekali tidak mempunyai latar belakang keilmuan yang relevan dan memadai. “Ini ditakutkan bisa menyesatkan karena tidak ada jaminan soal kebenaran informasi tersebut,” kata Sukri.

Meskipun demikian, ungkap Sukri, di NTB masih terdapat sejumlah radio yang dikelola secara baik dan profesional. “Jumlah tidak banyak, hanya sedikit saja yang memenuhi kriteria lembaga penyiaran yang profesional ,” ungkapnya. Red/RG (Sumber : www.kpi.go.id)


Kamis, 22 Oktober 2009
Isi Siaran Radio di NTB Didominasi Hiburan

Wakil Ketua KPID NTB, Sukri Aruman mengungkapkan, hampir sebagian besar isi siaran radio yang bersiaran di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) didominasi acara hiburan. Rata-rata isi program siaran hiburan dikuasai acara request lagu dan ajang curhat dan program itu termasuk program unggulan.

“Program-program tersebut bersiaran pada waktu prime time dan hampir sebagian besar menyiarkan program-program seperti itu,” kata Sukri ketika berlangsungnya literasi media di NTB, beberapa waktu lalu.

Menurut Sukri, jika berkaca dengan UU No.32 tahun 2002 tentang Penyiaran, mestinya lembaga penyiaran wajib melaksanakan empat fungsi media secara proporsional yakni fungsi pendidikan, sumber informasi dan pengetahuan, media kontrol dan perekat sosial.

“Saya berharap semua lembaga penyiaran tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan tetapi lebih mengutamakan fungsi-fungsi sosial yang diwajibkan UU Penyiaran,” tegas Sukri. Red/RG (Sumber : www.kpi.go.id)


Selasa, 27 Oktober 2009
KPID Sulbar Minta LP Radio Urus Izin
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Barat (Sulbar), mengimbau agar pemilik stasiun radio pemerintah ataupun swasta di wilayah itu segera melakukan pengurusan izin penyiaran ke KPID Sulbar.
"KPID Sulbar dengan Balai Monitor (Balmon) frekuensi Radio kelas II Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, sudah sangat bijaksana dalam melakukan penyegelan setiap stasiun Radio pemerintah dan swasta yang tidak memiliki izin untuk mengudara di wilayah ini,"kata anggota KPID Sulbar Andi Facriadi di Mamuju," Senin kemarin.

Ia mengatakan, kebijakan yang diberikan kepada pemilik stasiun Radio pemerintah dan swasta yang disegel tersebut yakni dengan tidak menyita peralatan Radio yang mereka gunakan untuk menyiar dan mengudara tanpa izin.

Sehingga kata dia, kebijakan tersebut mestinya juga harus dihargai para pemilik stasiun Radio pemerintah dan swasta daerah ini dengan melakukan pengurusan ijin siaran ke KPID Sulbar.

"Kami selama ini masih mentolerir stasiun Radio yang illegal dalam beroperasi, yakni dengan tidak menyita alat peyiaran Radio mereka, tetapi hanya melakukan penyegelan bersama Balmon frekuensi Radio kelas II Makassar,"ujarnya.

Namun kata dia, jika penyegelan tersebut tidak juga diindahkan sebagai sebuah bentuk peringatan untuk segera melakukan pengurusan izin penyiaran, maka kami akan memberikan tindakan dan sanksi yang tegas.

Ia mengancam jika stasiun radio di wilayah itu tidak segera melakukan pengurusan iZin maka pihaknya akan memberikan sanksi yang tegas kepada setiap stasiun radio yang membangkan karena telah melanggar aturan dalam Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang telekomunikasi.

"Jika stasiun radio tidak mengurus izin dalam waktu dekat ini maka kami tidak akan segan-segan menyita alat peralatan mereka ,"ujarnya
Sebelumnya KPID Sulbar dan Balmon frekuensi Radio kelas II Makassar menyegel dua stasiun radio milik pemerintah di Mamuju yaitu Radio Banua Malaqbi (RBM) milik Pemerintah Provinsi Sulbar, dan Radio Suara Manakarra milik Pemerintah Kabupaten Mamuju.

Selain itu juga menyegel tiga radio komunitas, dan satu radio publik yang bersiaran tanpa izin, yakni Radio Tasha News, Radio Gelamor FM dan Radio Gozilla, serta Radio M-Tree. (Red/RG dari berbagai sumber- http://www.kpi.go.id)


Senin, 26 Oktober 2009
Dua Stasiun Radio Pemerintah Disegel

Dua stasiun radio milik pemerintah di Kab Mamuju, Sulbar, Jum'at lalu, disegel Balai Monitor (Balmon) Frekuensi Radio kelas II Makassar, karena tidak memiliki izin siaran.

Penyegelan dua stasiun radio milik pemerintah di Kota Mamuju itu dilakukan Balmon Frekuensi Radio kelas II Makassar bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar, dibantu aparat Kodim dan Polres Mamuju.

Petugas melakukan penyegelan saat digelar razia terhadap stasiun radio yang tidak memiliki izin siaran di Mamuju.

Dua stasiun radio yang disegel tersebut yaitu Radio Banua Malaqbi (RBM) milik Pemerintah Provinsi Sulbar, dan Radio Suara Manakarra milik Pemerintah Kabupaten Mamuju.

Balmon Makassar juga melakukan penyegelan terhadap tiga radio komunitas, dan satu radio publik yang melakukan siaran tanpa izin, yakni Radio Tasha News, Radio Gelamor FM dan Radio Gozilla, serta Radio M-Tree.

Petugas Balmon Frekuensi Radio kelas II Makassar Jefry Massekke mengatakan penyegelan dilakukan karena stasiun radio tersebut beroperasi atau siaran tanpa izin, sehingga melanggar Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang telekomunikasi.

Menurut dia, ancaman pidana terhadap pelanggaran itu dapat dikenakan hukuman penjara selama empat tahun serta denda Rp.400 juta.

Namun, kata dia, karena seluruh pemilik stasiun radio tersebut berjanji akan mengurus izin operasi/siaran, maka sanksi yang diberikan hanya berupa pembinaan dengan menyegel stasiun radio mereka.

"Kami masih mentolerir dan belum menyita seluruh perlengkapan yang dimiliki masing-masing radio yang disegel itu, karena mereka telah membangun komitmen dengan KPID Sulbar untuk segera mengurus izin siarannya," katanya.

Ia mengatakan jika dalam waktu dekat mereka tidak mengurus izin tersebut, maka peralatan yang dimiliki sejumlah stasiun radio itu dapat disita.

Sementara itu, anggota KPID Sulbar Andi Fachruddin meminta kepada stasiun radio yang telah disegel dapat segera melengkapi perizinannya agar dapat kembali mengudara.

"Kami meminta kepada stasiun radio tersebut untuk mengurus perizinannya, karena semuanya sudah diatur dalam undang-undang telekomunikasi. (Red/RG dari berbagai sumber http://www.kpi.go.id)


Selasa, 15 September 2009
Solo Radio Diprotes Karena Siarkan Genjer-genjer

Salah satu radio swasta di Kota Solo, Jawa Tengah, Solo Radio FM mendapat protes sekelompok orang yang menamakan diri sebagai Laskar Hizbullah karena menyiarkan lagu Genjer-genjer.

Laskar yang terdiri dari sekitar 20 orang bertopeng tersebut, Senin, menuntut Solo Radio FM untuk meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya Kota Solo, karena telah menyiarkan lagu yang pernah dianggap rezim Orde Baru sebagai pembangkit semangat gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Lagu tersebut adalah milik PKI yang merupakan pengkhianat bangsa ini. Selain itu, PKI juga telah menimbulkan banyak kesengsaraan di Indonesia," kata koordinator aksi Laskar Hizbullah, Yanni Rusmanto.

Dia mengatakan, lagu yang oleh Solo Radio FM diputar pada Jumat (11/9) pukul 03:45 tersebut dikhawatirkan dapat membuka lama Bangsa Indonesia, "Selain itu, pemutaran lagu tersebut juga dapat menyakiti para korban politik terkait dengan pengkhianatan PKI,".

"Kami menuntut Solo Radio FM segera meminta maaf kepada Bangsa Indonesia, terutama masyarakat Kota Solo yang mendengarkan siaran tersebut," kata Yanni yang mengaku mendapat mandat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Solo.

Sementara itu, General Manager Solo Radio FM, Yunianto Puspowardoyo mengatakan, Solo Radio FM akan meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat terkait pemutaran lagu tersebut.

"Kami telah menandatangani surat pernyataan maaf terkait kasus tersebut. Permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat akan segera kami lakukan secepatnya," kata dia.

Dia mengatakan, penyiaran lagu tersebut merupakan kelalaian dari pihak radio yang berlokasi di kawasan Manahan, Kota Solo.

"Pada segmen sahur hari Jumat (11/9), Solo Radio FM mengadakan kuis tebak musik pengiring film dan pada salah satu bagian di kuis tersebut Genjer-genjer yang menjadi salah satu musik pengiring film Gie disiarkan oleh penyiar kami," kata Yunianto Puspowardoyo.

Pada kesempatan lain, Anggota Bagian Perizinan Komisi Penyiaran Indonesai Daerah (KPID) Jawa Tengah, Hari Wiryawan mengatakan, KPID Jawa Tengah sudah mendapat laporan dari masyarakat terkait penyiaran lagu Genjer-genjer pada Jumat (11/9).

Dia mengatakan, sampai saat ini belum ada peraturan spesifik yang mengatur dilarangnya lagu yang berhubungan dengan PKI.

"Akan tetapi, dalam Undang-undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, telah disebutkan bahwa setiap lembaga penyiaran dilarang untuk menyiarkan materi yang dapat menimbulkan perpecahan bangsa," katanya. (Red/RG dari Antara http://www.kpi.go.id)


Jumat, 11 September 2009
RRI Bertekad Lakukan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Radio

Radio Republik Indonesia (RRI) di usianya yang ke-64 tahun bertekad melakukan pemberdayaan masyarakat berbasis radio, dengan sebanyak mungkin melibatkan publik dan mitra kerjanya.

"Memberdayakan berarti mengubah potensi yang dimiliki masyarakat menjadi potensi dalam berbagai aspek kehidupan, melalui berbagai kegiatan sosial. Kami ingin masyarakat mendapat manfaat nyata dari program pemberdayaan ini," kata Direktur Utama (RRI) Parni Hadi pada Upacara Penyulutan Obor Tri Prasetya RRI di Gedung RRI Jakarta, hari ini (11/9).
Hadir dalam acara yang sekaligus sebagai peringatan HUT ke-64 RRI itu, antara lain Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid, Menkominfo M Nuh, Menteri Kehutanan MS Kaban, Meneg Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta, Kasad Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo, Kasal Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, serta sejumlah pejabat lainnya.

Program pemberdayaan masyarakat berbasis radio tersebut, kata Parni Hadi, akan disinergikan dengan program "Information Safety Belt" atau Sabuk Pengaman Informasi, dengan melakukan pemberdayaan masyarakat di daerah perbatasan.

Menurut dia, Program Sabuk Pengaman Informasi bertujuan menjaga kedaulatan NKRI.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada saat meresmikan studio baru RRI di Jakarta, Januari 2009, mencanangkan agar RRI bisa melakukan siaran di seluruh wilayah perbatasan Indonesia paling lambat hingga 2010.

Komitmen Presiden tersebut juga disampaikan saat berpidato pada Sidang Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada 23 Agustus.

Untuk itu, bertepatan dengan HUT ke-64, 11 September 2009, kata Parni, dirinya selaku Dirut RRI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kasad jenderal TNI Agustadi Sasongko, Kasal Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, serta Meneg Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta, untuk membantu meningkatkan siaran di wilayah perbatasan.

Dalam pidatonya, Parni Hadi juga mengungkapkan sejumlah hal yang telah dicapai RRI, baik secara kelembagaan, kesejahteraan karyawan, maupun program siaran, teknik, dan layanan usaha.

Selain itu, kata Parni Hadi, pada 2009 RRI meluncurkan imbauan khusus sebagai sub tema "Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Radio" yang berbunyi "Saatnya Anda Dengar dan Bicara di RRI".

Acara tersebut diakhiri dengan dialog interaktif "Menyapa Masyarakat di Perbatasan" bersama Menkominfo M Nuh, Menhut MS Kaban, Meneg PP Meutia Hatta, Kasad Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo, Kasal Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, yang dipandu Parni Hadi dan reporter RRI Eko Wahyuwanto.

Dialog interaktif tersebut melibatkan sejumlah petugas di daerah perbatasan seperti di Boven Digul dan Merauke di Papua, Tahuna di Sulut, dan Entikong di Kalimantan Barat.

Dalam dialog itu, Kasad Agustadi Sasongko antara lain menyampaikan komitmen TNI AD untuk membagikan sekitar 800 unit radio transistor agar masyarakat setempat dapat lebih mengetahui informasi dari seluruh Tanah Air, khususnya dari Jakarta.
Sedangkan Menkominfo M Nuh menyampaikan salam hangat dan apresiasi dari Presiden Yudhoyono atas peran yang dilakukan RRI untuk memajukan bangsa dan memberdayakan masyarakat melalui informasi yang disampaikan lewat radio. (Red/ST dari Format News - http://www.kpi.go.id)


Selasa, 14 Juli 2009
Radio Nasional Bulgaria Ingin Bekerja Sama dengan RRI

Radio Nasional Bulgaria atau Bulgarian National Radio (BNR) berkeinginan untuk menggalang kerja sama dengan Radio Republik Indonesia (RRI).

Hal itu terungkap pada saat kunjungan kerja Dubes RI untuk Bulgaria , Immanuel Robert Inkiriwang, dan diplomat serta Ketua dan anggota Darma Wanita Persatuan KBRI Sofia ke Bulgarian National Radio (BNR) pekan silam.

Sekretaris Ketiga, Sosial-Budaya, Protokol & Konsuler KBRI Sofia, Bulgaria Aditya Timoranto kepada koresponden Antara London, Selasa mengatakan Dubes RI dan rombongan diterima Dirjen BNR, Valeri Todorov, didampingi Direktur Kanal Hristo Botev, Pauliana Novakova. Dirjen BNR menyambut baik gagasan kerja sama yang dikemukakan Dubes RI tersebut.

Dubes RI juga menyampaikan arti penting kerja sama antara radio nasional dalam rangka lebih meningkatkan kerja sama bilateral RI-Bulgaria yang telah terjalin dengan baik selama 53 tahun, kata Aditya Timoranto..

Dikatakannya , kerja sama bilateral dapat meningkat apabila rakyat kedua negara dapat lebih saling mengenal.

Dalam hal ini, radio memainkan peranan vital, dan ditawarkan adanya kerja sama KBRI dengan BNR guna mendukung upaya lebih mengenalkan Indonesia kepada masyarakat Bulgaria.

Dirjen BNR setujui saran diadakannya program penyiaran musik dan lagu-lagu tradisional dan pop Indonesia serta dari negara-negara lainnya selama 30 menit.

Dubes RI dan rombongan juga berkesempatan meninjau beberapa unit kerja di BNR, antara lain Kanal Horizon, Radio Sofia dan Radio Bulgaria (programa internasional).

Pada saat berkunjung ke unit Radio Bulgaria, Dubes RI menerima permintaan untuk diadakan wawancara singkat mengenai perkembangan hubungan bilateral RI-Bulgaria, dan pada kesempatan itu ditekankan hubungan yang terjalin selama 53 tahun perlu lebih ditingkatkan dengan memberikan prioritas kerja sama di bidang ekonomi, terutama perdagangan, investasi dan pariwisata.

BNR didirikan 1930. Radio nasional Bulgaria ini merupakan media massa terbesar di Bulgaria dengan 10 stasiun radio dan 3 kanal/ programa yang terdiri atas dua kanal nasional (Horizon dan Hristo Botev) serta Radio Bulgaria.

Sementara kanal internasional dalam 11 bahasa asing yaitu Bulgaria, Rusia, Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Serbia, Yunani, Albania, Turki dan Arab). BNR juga memiliki tujuh programa regional yaitu di kota Plovdiv, Varna, Shumen, Stara Zagora, Blagoevgrad, Sofia dan Vidin.

Ditambahkan bahwa BNR beroperasi di semua frekuensi (MW, FM dan SW) dan jangkauan siarannya di Bulgaria mencapai 90 persen BNR juga menaungi empat kelompok musik yaitu symphony orchestra, mixed choir, children`s choir dan big band. (Red/RG dari berbagai sumber - http://www.kpi.go.id)


Sabtu, 11 Juli 2009
KPID NTB Segera Luncurkan Panduan Program Bagi Radio


Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Barat (NTB) akan meluncurkan program siaran radio yang baik dan benar sebagai panduan bagi lembaga penyiaran di daerah ini dalam membuat program siaran.

Ketua KPID NTB, Badrun AM di Mataram, Sabtu, mengatakan, selama ini kualitas program siaran yang dibuat lembaga penyiaran di daerah ini masih relatif rendah, sehingga belum memenuhi selera pendengar, karena itu akhir Juli 2009 pihaknya akan membuat contoh program siaran yang baik dan benar.

"Berdasarkan hasil evaluasi program siaran yang dibuat sebagian besar lembaga penyiaran di NTB belum sesuai harapan, karena itu kami merasa perlu melakukan pembinaan, di antaranya membuat program siaran yang baik dan benar yang bisa dijadikan panduan," ujarnya didampingi Wakil Ketua KPID NTB, Sukri Aruman.

Ia mengatakan, selama ini program siaran yang dibuat lembaga penyiaran di NTB didominasi acara hiburan, lebih dari 50 persen siaran radio di daerah ini merupakan request lagu, padahal menurut UU No. 32/2002 tentang penyiaran programn siaran harus beragam.

Menurut Badrun, program siaran radio di daerah ini kurang berkualitas, karena hanya mengedepankan fungsi hiburan dan mengabaikan peran sebagai penyebar informasi, pendidikan serta kontrol sosial.

Untuk meningkatkan kualitas program siaran tersebut pihak KPID NTB juga akan menggelar pelatihan pembuatan program siaran bagi manajer radio yang ada di daerah ini guna meningkatkan profesionalisme dan kemampuan dalam membuat program siaran yang baik dan benar.

"Selama ini program siaran yang dibuat lembaga penyiaran khususnya radio di NTB belum beragam sebagaimana diatur dalam UU No. 32/2002 tentang penyiaran yang mengamanatkan agar program siaran lembaga penyiaran harus beragam, sehingga masyarakat sebagai pendengar bisa memilih apa yang mereka inginkan," ujarnya.

Beberadaan lembaga penyiaran khususnya radio tidak hanya sekedar sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi sumber informasi yang dibutuhkan masyarakat, sebagai sarana pendidikan, dan kontrol sosial, karena itu program siaran harus beragam. (Red/RG dari berbagai sumber - http://www.kpi.go.id)


Senin, 24 Agustus 2009
40 Lembaga Penyiaran di NTT Ilegal

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) menemukan 48 lembaga penyiaran radio dan televisi di daerah itu yang belum memiliki izin alias ilegal."Ada 48 lembaga penyiaran yang tidak miliki izin operasi di NTT," kata Ketua KPI Daerah NTT Mutiara Dara Utama Mauboi di Kupang, Jumat (21/8) kemarin.

Dia mengatakan, berdasarkan data hasil verifikasi bersama dengan Balai Monitoring, tercatat ada 74 lembaga penyiaran yang sudah 'on air' di NTT. Dari jumlah itu, 26 lembaga sudah masuk pada tahap Forum Rapat Bersama (FRB) dan sedang menunggu izin prinsip sedangkan sisanya yaitu 48 lembaga belum memiliki izin.Karena itu, kata Mauboi, KPI Daerah akan berkerja sama dengan Balai Monitor Kupang per 1 September 2009 untuk menyurati ke 48 lembaga penyiaran itu, guna mempertanyakan pengajuan permohonan izin.
Apabila pemberitahuan itu tidak dipedulikan, maka pihak KPI Daerah NTT akan menertibkan para pengguna frekuensi liar tersebut."Seandainya tidak direspon, maka kami tidak segan-segan untuk menertibkan radio maupun televisi ilegal tersebut," katanya.
Dia menambahkan, sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk lembaga penyiaran swasta, komunitas, publik dan berlangganan, batas watu yang diberikan bagi lembaga penyiar tersebut untuk melaporkan kegiatannya ke KPI Daerah yakni selama 30 hari setelah surat KPI Daerah dikeluarkan. Hingga saat ini, kata Mauboi, lembaga penyiaran yang terdaftar di KPI Daerah NTT sebanyak 26 lembaga, terdiri dari 22 radio dan 4 televisi untuk melakukan uji coba siaran, 4 radio yang telah memiliki Ijin Stasiun Radio (ISR) yaitu Radio DMWS, Kisora, Ramagong dan Trilolok.
Walau sudah miliki izin operasi, kata Mauboi, KPI Daerah NTT tetap memantau dan mengawasi isi siaran. "Kita akan tingkatkan pemantauan dan pengawasan terhadap isi siaran lembaga penyiaran," katanya.
Dalam melakukan pengawasan tersebut, kata Mutiara, KPI Daerah NTT membuka layanan pengaduan bagi masyarakat umum. Langkah ini diambil mengingat keterbatasan personel KPI Daerah NTT dalam melakukan pemantauan dan pengawasan isi siaran dari lembaga penyiaran yang ada di wilayah NTT.Dia berharap masyarakat melaporkan ke KPI Daerah, jika menemukan isi siaran yang tidak mendidik dari lembaga penyiaran, baik itu televisi atau radio swasta dan nasional yang ada di NTT.
"Laporan yang disampaikan oleh masyarakat harus disertai dengan identitas yang jelas serta menyatakan bentuk pelanggaran yang ditemukan, sehingga KPI Daerah dapat menindaklanjutinya," katanya. (Red/ST dari Republika Online - http://www.kpi.go.id)


Senin, 10 Agustus 2009
Sembilan LP Babel Lalui EDP KPI Pusat

Sembilan pemohon izin penyelenggaraan penyiaran (IPP) di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui tahapan evaluasi dengar pendapat (EDP) KPI Pusat, Jumat (7/8) di Pangkalpinang, Bangka. Ke-sembilan lembaga penyiaran tersebut terdiri dari enam radio swasta dan tiga televisi.

Adapun ke sembilan lembaga penyiaran tersebut, PT Radio Biliton Berehun (BFM Radio), PT Radio Suluh Qolbu (SQ radio), PT Radio YI Media (Menumbing FM), PT Radio Dideva Multi Swara, PT Radio Barnada, PT Media Duta Cipta, PT Lativi Mediakarya Bangka Belitung-Ternate (TvOne Bangka Belitung), PT Belitung Media (Belliton TV) dan PT Cakrawala Andalas Televisi (antv).

Dalam EDP yang berlangsung dua hari berturut-turut ini, pimpinan sidang dipegang oleh anggota KPI Pusat, Amar Ahmad. Dalam kesempatan itu, Amar mengatakan, pelaksanaan proses perizinan bagi daerah-daerah yang belum memiliki atau membentuk KPID dapat dilakukan oleh KPI Pusat. “Karena provinsi Kep. Babel belum memiliki KPID, maka KPI Pusat wajib melayani proses permohonan penyiaran lembaga-lembaga penyiaran yang ada di sini,” ungkapnya.

Amar pun mengungkapkan kalau proses EDP yang dilakukan untuk pemohon penyiaran di Babel sudah beberapa kali dilaksanakan. “Kami sudah dua kali melaksanakan EDP langsung disini, adapun sisanya dilaksanakan di Jakarta,” katanya.

Selain Amar, hadir pula anggota KPI Pusat lainnya seperti Mochamad Riyanto, S. Sinansari ecip, Bimo Nugroho Sekundatmo, Muhammad Izzul Muslim dan wakil ketua KPI Pusat, Fetty Fajriati Miftach.

Dikesempatan EDP ini, hadir juga sejumlah narasumber yang berasal dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat, Pemda, Balmon, dan DPRD dari Provinsi Babel. (Red/RG - http://www.kpi.go.id)


Senin, 3 Agustus 2009
KPID NTT Pantau 26 Lembaga Penyiaran

Komisi Penyiaran Indonesia(KPI) Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan pemantau dan pengawasan terhadap 26 lembaga penyiaran di daerah tersebut.

"Di NTT terdapat 22 lembaga penyiaran radio dan empat lembaga penyiaran televisi yang harus dipantau isi penyiarannya," kata Ketua KPI Daerah NTT Mutiara Dara Utama Mauboi, di Kupang, Sabtu (1/8) kemarin.

KPI Daerah NTT, kata Mutiara, akan meningkatkan pemantauan dan pengawasan terhadap isi siaran lembaga penyiaran di wilayah NTT.

Dalam melakukan pengawasan tersebut, kata Mutiara, KPI Daerah NTT membuka layanan pengaduan bagi masyarakat umum.

Langkah ini diambil mengingat keterbatasan personel KPI Daerah NTT dalam melakukan pemantauan dan pengawasan isi siaran dari lembaga penyiaran yang ada di wilayah NTT.

"Kita telah bekerja sama dengan salah satu layanan telekomunikasi yang dapat dimanfaatkan untuk melaporkan temuan-temuan pelanggaran dari lembaga penyiaran," katanya.

Dia berharap masyarakat bisa ikut membantu melakukan pemantauan, bila menemukan isi siaran yang tidak mendidik dari lembaga penyiaran, baik itu televisi atau radio swasta dan nasional yang ada di NTT.

Tetapi kata Mutiara, laporan yang disampaikan oleh masyarakat harus disertai dengan identitas yang jelas serta menyatakan bentuk pelanggaran yang ditemukan, sehingga KPI Daerah dapat menindaklanjutinya.

Sejauh ini, kata Mutiara, belum ada laporan masyarakat tentang adanya pelanggaran penyiaran yang dilakukan oleh 26 lembaga penyiaran tersebut. (Red/ST dari Formatnews - http://www.kpi.go.id)


Jumat, 24 Juli 2009
RRI Perbanyak Siaran Anak-anak

Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) mempelopori memperbanyak siaran bermaterikan kebutuhan anak-anak usia 0-18 tahun dengan pendekatan budaya agar antar daerah saling mengenal dan dalam memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dirut LPP RRI Parni Hadi mengemukakan ha itu dalam dialog interaktif "Pelangi Anak Nusantara" di RRI Jakarta, Kamis sore, dalam memperingati Hari Anak Nasional (HNA) yang juga menampilkan pembicara Meneg Pemberdayaan Perempuan (Meneg PP) Meutia Hatta Swasono, Ketua KPAI Hadi Supeno dan pengurus lembaga anak Kid, Ari Artika.

Parni menjelaskan, peningkatan siaran bermaterikan anak-anak menyangkut kebudayaan bangsa telah dimulai sejak peringatan HAN 2008 yaitu dimulainya acara mingguan "ACI" (Anak Cerdas Indonesia) yang acara tersebut disiarkan secara nasional, sehingga anak dari berbagai daerah dapat saling berkomunikasi secara interaktif.

"Siaran RRI saat ini memiliki 61 stasiun di 33 provinsi dan mencakup 80 persen dari wilayah dan penduduk Indonesia, sehinga siaran khusus anak-anak yang akan dapat dinikmati para anak di pelosok agar mereka tidak ketinggalan dalam hal perkembangan informasi, pendidikan, dan wilayah Indonesia yang luas tersebut," katanya.

Parni Hadi mengimbau kepada pengelola media massa, seperti radio swasta, stasiun televisi, media cetak koran dan majalah, termasuk media online (internet) agar memberikan porsi dalam siaran untuk anak agar dapat membantu anak Indonesia saling mengenal, bersikap pluralis dan memiliki SDM yang berkualitas dan merata antar daerah.

"Media massa memang dituntut mencari keuntungan atau pendapatan agar tetap beroperasi, namun diharapkan tetap mampu melaksanakan empat fungsi pokoknya, yaitu mendidik, memberikan informasi, menghibur dan sebagai kontrol sosial," katanya.

Dalam dialoag interaktif dipandu Lia dari RRI Pro-I itu, Meneg PP Meutia Hatta Swasono mengharapkan, agar para anak baik siswa SD, SMP dan SMA agar rajin belajar, membaca, menulis dan berlatih dalam segala hal, sehingga kelak dewasa memiliki keterampilan untuk mencapai cita-citanya.

"Kami berpesan kepada anak-anak untuk memilih menonton acara televisi yang sesuai kebutuhan anak, seperti perkembangan iptek, flora dan fauna dan lingkungan hidup, sehingga dapat berguna menambah wawasan dan keterampilannya," katanya dalam acara yang didengar dari anak-anak di wilayah Biak, Banjarmasin, Yogyakarta dan Jakarta.

Menanggapi pertanyaan pendengar seorang anak dari Biak tentang agar menjadi menteri, Meutia Hatta mengatakan, anak harus rajin belajar, membaca, menulis, dan pandai, sehingga dengan aktif menulis, anak-anak dapat diketahui kepandaian oleh calon presiden mendatang yang selanjutnya dapat dipilih menjadi menteri.

Sementara itu, guru besar FE-UI Prof Dr Sri Edi-Swasono yang juga suami dari Meneg PP itu, yang hadir di acara itu, menambhakan, anak-anak juga bisa bercita-cita menjadi presiden, syaratnya harus rajin belajar, membaca, menulis, juga harus belajar mencintai dan dicintai rakyat, sehingga kelak dipilih menjadi pemimpin bangsa.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Hadi Supeno mengharapkan, agar anak-anak untuk mengurangi menonton televisi khususnya acara yang tidak berkaitan anak, karena dinilai dampak negatif terhadap perkembangan kecerdasan dan mental anak kurang baik.

Acara HAN 2009 di RRI itu juga dimeriahkan dengan musik dari alat musik barang bekas dari sekolah alam Bogor Jabar, puluhan siswa SMPN 57 Halimun Setyabudi, Jakarta dan siswa SMP Lapas Tengerang, Banten dan "Dewan Parlemen" dari 14 anak tergabung Kid Zania Jakarta, serta pelukis Herry Dim dari Bandung yang menampilkan 24 lukisan tentang anak-anak. (Red/RG dari berbagai sumber dan Antara - http://www.kpi.go.id)


Rabu, 15 Juli 2009
Pemerintah Venezuela Tingkatkan Pengawasan Televisi dan Radio

Venezuela telah menghilangkan puluhan stasiun radio dari udara dan menerapkan aturan-aturan lebih keras pada televisi kabel dan satelit, bagian dari perang Presiden Hugo Chavez dengan perusahaan-perusahaan media swasta. Disodado Cabello, menteri pekerjaan umum yang juga mengawasi badan siaran Venezuela, mengatakan Kamis lalu, 154 stasiun radio FM tidak akan siaran dan dialihkan ke tangan publik dalam tindakan yang ia katakan "untuk mendemokratisasi gelombang udara".

Ia belum lama ini mengatakan 86 stasiun radio AM juga akan terkena ketika pemerintah meningkatkan upaya-upaya untuk mengubah Venezuela menjadi masyarakat sosialis. "Penggunaan spektrum radio-elektrik merupakan salah satu dari beberapa sektor yang mana revolusi belum terasakan," Cabello mengatakan dalam paparan pada para anggota parlemen mengenai perlunya pembaruan di bidang itu.

Sejak memegang tampuk pemerintahan satu dasawarsa lalu, Chavez telah menghentikan pertanian-pertanian besar dan menasionalisasi sektor-sektor ekonomi penting termasuk industri minyak.

Chavez dan para pendukungnya melukiskan upaya mereka untuk menyiarkan pesan-pesan pro-pemerintah sebagai "perang media" dengan perusahaan-perusahaan berita swasta. Media Venezuela sangat terpolarisasi dengan norma liputan berat sebelah pada pemerintah dan jaringan swasta.

Presiden itu telah meningkatkan jumlah stasiun televisi dan radio yang dimiliki secara terbuka sejak ia menjabat pada 1999. Beberapa stasiun dimiliki atau dibiayai langsung oleh pemerintah, sementara yang lain dioperasikan oleh kelompok-kelompok masyarakat dan kooperatif. Pada 2007 Chavez tidak memperbarui konsesi bagi stasiun televisi swasta yang secara luas dianggap kritis RCTV.

Cabello juga mengumumkan rencana untuk menerapkan aturan-aturan siaran Venezuela pada stasiun-stasiun televisi kabel dan satelit yang memproduksi lebih dari sepertiga muatan mereka di negara pengekspor minyak itu.

Aturan-aturan baru untuk televisi langganan yang tampaknya ditujukan secara khusus pada RCTV, yang sekarang menyiarkan hanya dalam televisi kabel. RCTV adalah stasiun televisi paling terkenal di Venezuela, disaksikan oleh jutaan penonton karena opera sabunnya, Stasiun itu sangat kritis pada Chavez dan memainkan peran aktif dalam kudeta yang gagal terhadapnya pada 2002. (Red/ST dari Media Indonesia.com - http://www.kpi.go.id)

Read more...

Tentang Blog Ini

Salah satu dari dua blog MAPEM Club (Klub Pendengar Radio dan Sahabat Online Indonesia)
http://mapem-atensi.blogspot.com
http://mapem-club.org

Lorem Ipsum

  © Free Blogger Templates Wild Birds by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP