Tampilkan postingan dengan label Pojok QSL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pojok QSL. Tampilkan semua postingan

Wavescan AWR DX Contest

>> Rabu, 11 November 2009

AWR WAVESCAN DX CONTEST

Wavescan adalah mitra utama Adventist World Radio (AWR) dalam memproduksi acara-acara DX. Acara DX dimaksudkan untuk meningkatkan peran serta pendengar dalam berkomunikasi dengan stasiun radio AWR terutama untuk mengirimkan laporan penerimaan siaran (LPS).
Wavescan berkantor pusat di Indianapolis Indiana Amerika Serikat yang memproduksi acara DX yang disiarkan oleh AWR dan beberapa stasiun radio lainnya.sejak tahun 1970-an.
Sebagai program special dan berciri khas DX, acara ini sudah sebegitu popular dikalangan para pendengar senior di seluruh dunia. Tak ketinggalan bagi DXer di Indonesia yang sudah lama aktif sebagai penguping siaran rln tentu sudah banyak mengetahui mengenai acara DX sekaligus kegiatan wavescan.
Sebagai komitmen pada program DX, setiap tahunnya Wavescan menyelenggarakan kontes DX bergengsi dan diminati. Kegiatan itu dikenal dengan "Wavescan DX Contest." Kegiatan yang dimulai pada tahun 1977 ini ternyata sangat menarik perhatian banyak DXer, dan sampai saat ini pun, kegiatan serupa tetap mengundang partisipasi dari pendengar. Setiap tahunnya AWR DX Contest mengusung tema yang berbeda-beda, sehingga memberikan kesan dan kegairahan bagi pesertanya.
Dalam setiap penyelenggaraan kontes Wavescan, disediakan hadiah baik untuk tingkat dunia, tingkat benua dan hadiah favorit. Pemenang tingkat dunia selain mendapatkan medali juga diberikan sebuah buku Gerry Berg yang sangat menarik mengenai dunia DX, "On The Shor Wave," sedangkan pemenang tingkat benua mendapatkan salah satu buku WRTH (World Radio TV Handbook) atau PWBR (Passport to World Band Radio) edisi terbaru. Pememang favorit berhak mendapatkan hadiah kenang-kenangan menarik dari AWR.

Tahun 1977
Tema : Pembukaan Program Acara AWR
Pemenang tingkat dunia : Victor Gonetilleke, Colombo Srilanka

Tahun 1978
Tema : Mengidentifikasi ID Stasiun
Pemenang tingkat dunia : Victor Gonetilleke, Colombo Srilanka dan Doglas Douli, Auckland New Zealand

Tahun 1979
Tema : Identifikasi/Menandai Kesalahan
Pemenang tingkat dunia : Ashok Kumar Bose, Calcutta India

Tahun 1980
Tema : Mengidentifikasi Stasiun SW
Pemenang tingkat dunia : Bryan Marsh, Auckland New Zealand dan Gordon Drling, Capersham Inggris

Tahun 1981
Tema : Menjawab 10 Pertanyaan
Pemenang tingkat dunia : Bryan Marsh, Auckland New Zealand

Tahun 1982
Tema : Laporan Penerimaan Acara DX
Pemenang tingkat dunia : Andrew Ellwell, Sydney Australia

Tahun 1983
Tema : Program DX Club
Pemenang tingkat dunia : Andrew Ellwell, Sydney Australia

Tahun 1984
Tema : Isi Acara-acara RMI
Pemenang tingkat dunia : Salvatore Placanica, Cairo Italia dan Johannes Weidlein, Schorndarf Jerman

Setelah 8 tahun kontes ini diadakan, beberapa kebijakan Wavescan akhirnya menghentikan sementara penyelenggaraannya. Baru 10 tahun kemudian acara kontes ini dimulai kembali.

Tahun 1995
Tema : 5 Kartu QSL Terbaik
Pemenang tingkat dunia : Arthur Cushen, Invercargil, New Zealand

Tahun 1996
Tema : Kartu-kartu QSL AWR
Pemenang tingkat dunia : William Matthews, Columbus Amerika Serikat

Tahun 1997
Tema : Kartu-kartu QSL Terkecil Dunia
Pemenang tingkat dunia : John Wilkins, Denver Amerika Serikat

Catatan : Pada kontes kali ini, penulis untuk pertama kalinya ikut serta. Namun bersaing dengan DXer kawakan mancanegara rasanya kita tak ada apa-apanya. Walaupun "merepotkan" tetapi hasil yang didapatkan sangat berkesan dan memuaskan, wlaupun hanya mampu sebagai pemenang favorit saja mewakili Indonesia dan mendapatkan gift atau souvenir AWR, QSL dengan ukuran sangat kecil (lebih kecil dari KTP), prangko AWR, sertifikat prangko AWR dan lain-lain.

Tahun 1998
Tema : Kartu-kartu QSL Terbesar Dunia
Pemenang tingkat dunia : Hans Goselchan, Cattbus Jerman

Tahun 1999
Tema : Koleksi QSL Terbanyak
Pemenang tingkat dunia : Ron Killick, Christch New Zealand

Tahun 2000
Tema : Prangko-prangko QSL AWR
Pemenang tingkat dunia : Jose Jacob, Hyderabad India dan Thomas Drescher, Rosrath Jerman

Catatan : Prangko yang dimaksud disini adalah prangko khusus yang diterbitkan oleh AWR dalam setiap penerbitan QSL khusus atau setiap penyelenggaraan kontes. Sudah barang tentu prangko tersebut tidak dipergunakan untuk urusan pos/surat-menyurat. Bagi pendengar yang rajin mengirim LPS atau mengikuti kontes akan mendapatkan banyak sekali prangko QSL, dan untuk mengoleksinya AWR juga memberikan semacam sertifikat yang dipergunakan untuk menempel prangko-prangko tersebut setiap edisi.

Tahun 2001
Tema : KArtu-kartu QSL Terindah
Pemenang tingkat dunia : Achraf Chaabane, Sfax Tunisia.

Tahun 2002
Tema : Kartu-kartu QSL Pertama Dimiliki
Seperti kontes DX AWR sebelumnya, kontes DX tahun ini akan berlangsung selama bulan September, dengan dua pertanyaan utama : Apakah QSL stasiun gelombang pendek yang pertama kali Anda miliki ? dan Apakah QSL dari AWR yang pertama kali Anda miliki ? Pemenang utama Wavescan 2002 DX Contest ini akan memperoleh 2002 Bronze Medallion dan 1 kopi buku otobiografi Jerry Berg, yang berjudul On the Shortwaves. Para pemenang tambahan dari setiap benua akan memperoleh 1 buku Passport to World Band Radio 2003 atau 1 buku World Radio TV Handbook 2003.

Ratusan award/penghargaan juga tersedia untuk para DXer peserta. Seluruh kontribusi untuk kontes DX ini harus bercap pos bulan September 2002. Meskipun tidak menutup kemungkinan kontribusi yang dikirimkan sebelum bulan September akan diterima. Kontribusi yang dikirim setelah September 2002 tidak akan diterima.

Berikut persyaratan secara singkat untuk mengikuti Wavescan 2002 DX Contest :
A. Berikan detail QSL stasiun radio gelombang pendek yang pertama kali Anda terima
B. Berikan detail QSL dari Adventist World Radio (AWR) yang pertama kali Anda terima
C. Kirimkan 3 laporan penerimaan stasiun pemancar AWR manapun di seluruh dunia
D. Jika memungkinkan, kirimkan 3 kartu radio
E. Jika memungkinkan, kirimkan sebuah kaset rekaman berisi pembukaan/penutupan siaran sebuah stasiun radio gelombang pendek lokal

Persyaratan Secara Lebih Mendetail
A. QSL Stasiun Gelombang Pendek yang Pertama Kali Anda Terima Tuliskan detail lengkap (data teknis) QSL stasiun radio gelombang pendek yang pertama kali Anda terima. Dan sertakan fotokopi data teknis QSL tersebut.

B. QSL dari AWR yang Pertama Kali Anda Terima Tuliskan detail lengkap (data teknis) QSL dari stasiun AWR yang pertama kali Anda terima. Sertakan pula foto kopi data teknis kartu QSL AWR tersebut.

C. Tiga Laporan Penerimaan Siaran AWR
C.1. Tuliskan laporan penerimaan dari 3 lokasi pemancar gelombang pendek AWR, bisa dari stasiun yang dimiliki AWR atau stasiun gelombangpendek yang disewa AWR. Misalnya : AWR Asia di Guam, AWR Meyerton di Afrika Selatan, dan AWR Abu Dhabi.
C.2. Peserta dapat mengirimkan lebih dari tiga laporan penerimaan. Seluruh laporan penerimaan yang benar akan diverifikasi dengan dengan kartu QSL baru AWR yang khusus dikeluarkan untuk Wavescan 2002 DX Contest, dan perangko QSL AWR 2002. Meski demikian, laporan penerimaan tambahan tersebut tidak akan memberikan tambahan nilai pada nilai kontes Anda.

D. Tiga Kartu Radio - Jika Memungkinkan
D.1. Jika memungkinkan, peserta dapat mengirimkan 3 kartu yang bernuansa / berhubungan dengan keradioan untuk Koleksi Sejarah AWR.
D.2. Kartu-kartu itu dapat berupa kartu QSL kosong yang baru maupun lama (sebaiknya bukan kartu QSL koleksi Anda yang telah terisi data teknis).
D.3. Kartu-kartu itu dapat pula berupa kartupos baru atau lama yang bernuansa / berhubungan dengan keradioan, seperti kartu pos yang bergambar gedung radio, antena radio, menara pemancar radio / televisi, iklan radio, dan kartu-kartu pos sejenis.
D.4. Kartu QSL yang dikeluarkan oleh operator radio CB atau radio amatir tidak dapat diikutsertakan.

E. Rekaman Siaran Stasiun Gelombang Pendek - Jika Memungkinkan
E.1. Jika memungkinkan, peserta dapat mengirimkan sebuah kaset rekaman berisi pembukaan dan / atau penutupan siaran suatu stasiun radio gelombang pendek lokal di sekitar tempat tinggal Anda. Rekaman yang mutu suaranya baik akan diudarakan dalam acara Wavescan.
E.2. Rekaman pembuka / penutup siaran dari stasiun radio gelombang pendek internasional (jarak jauh) tidak dapat diikutsertakan.

Award (Penghargaan) Kontes
1. Pemenang Wavescan 2002 DX Contest tingkat dunia akan menerima 2002 Bronze Medallion dan 1 kopi buku otobiografi Jerry Berg, yang berjudul On the Shortwaves.
2. Para pemenang tambahan dari tiap-tiap benua akan memperoleh 1 buku Passport to World Band Radio 2003 atau 1 buku World Radio TV Handbook 2003.
3. Ratusan award (penghargaan) dari AWR dan sumber-sumber radio lainnya juga tersedia untuk para peserta.
4. Laporan penerimaan yang benar akan diverifikasi dengan dengan kartu QSL baru AWR yang khusus dikeluarkan untuk Wavescan 2002 DX Contest.
5. Tiga jenis kartu QSL AWR baru akan diterbitkan untuk laporan penerimaan Wavescan 2002 DX Contest :
5.a. Hanya sebanyak 100 lembar kartu pos bergambar akan dikeluarkan sebagai kartu QSL.
5.b. Hanya sebanyak 24 lembar kartu pos bergambar AWR Guam akan dikeluarkan sebagai kartu QSL. Kartu QSL ini hanya akan digunakan untuk memverifikasi laporan penerimaan dari siaran KSDA AWR Guam.
5.c. Kartu QSL No.5 dari seri QSL AWR, New Millenium QSL Cards.

Hal-hal yang Perlu Diingat
1. Semua kontribusi untuk kontes DX ini harus bercap pos selama bulan September 2002 dan harus diterima panita kontes sebelum akhir bulan Oktober. Kontribusi yang dikirimkan sebelum bulan September akan diterima. Kontribusi yang dikirim setelah bulan September tidak akan diikutsertakan. Meskipun demikian, laporan penerimaan setelah bulan itu tetap akan diverifikasi.
2. Jika memungkinkan, peserta diharapkan menyertakan sebuah amplop berukuran besar (yang cukup kuat) yang telah bertuliskan nama lengkap dan alamat peserta.
3. Jika memungkinkan, peserta diharapkan menyediakan kupon balasan (IRC - International Reply Coupon).
4. Wavescan 2002 DX Contest ini terbuka untuk seluruh pendengar radio, baik tua maupun muda, dari negara manapun di seluruh dunia.
5. Jika dibutuhkan, biaya pos untuk pengiriman kaset rekaman akan dibayarkan dalam bentuk kupon IRC.
6. Kirimkan kontribusi Anda ke alamat : Anniversary DX Contest, P.O. Box 29235, Indianapolis, IN 46229, USA.
Pemenang tingkat dunia : Peter Boeck, Offenbach Jerman

Tahun 2003
Tema : Kartu-kartu QSL Yang Unik
Seperti kontes DX sebelumnya kami di sini di Wavescan DX Contets 2003 akan melaksanakannya sepanjang bulan September. Ramuan utama dalam kontes DX kita tahun ini adalah suatu pencarian untuk QSL yang unik, bukan dalam desain, tetapi pada keunikan dalam memverifikasi. Apakah Anda memiliki koleksi QSL yang menurut Anda tidak ada yang lain memilikinya?
Pemenang tingkat dunis untuk "September DX Contest" akan menerima medali perunggu dan satu buku autograpi Jerry Berg, "On The Shortwaves". Sedangkan untuk pemenang tingkat kontinental akan menerima salah satu dari "Pasport To Word Band Radio 2004" atau "World Radio TV handbook 2004" sesuai dengan pilihan mereka. Juga tersedia ratusan penghargaan tambahan.
Semua penyertaan harus cap pos selama bulan September 2003. Penyertaan yang terlambat tidak akan berkesempatan memperoleh hadiah, meskipun demikian laporan penerimaan siaran tetap akan diberikan QSL dengan kartu yang baru 2003 pengesahan dan pengesahan.
Berikut ringkasan lima komponen dalam kontes DX akbar untuk tahun ini :
Bagian A : QSL yang unik di dunia.
Bagian B : Bagaimana Anda mulai menjadi DXer?
Bagian C : Uraikan dan kirimkan salah satu perangko radio.
Bagian D : Mengirimkan 3 laporan penerimaan siaran AWR dari transmisi manapun.
Bagian E : Jika memungkinkan, kirimkan 3 kartu radio.
Berikut ini adalah uraian singkat masing-masing bagian :
Bagian A : QSL yang unik di dunia.
Apakah Anda memilik QSL yang sungguh-sungguh unik yang menurut Anda bahwa Andalah satu-satunya orang di dunia yang mempunyai verifikasi seunik ini. Misalnya QSL unik itu karena memverifikasi suatu siaran dalam keadaan darurat, atau pemancar darurat, atau frekwensi yang salah atau sesuatu tentang peristiwa dramatis dan lain sebagainya. QSL harus merupakan verifikasi dari siaran shortwave, mediumwave, longwave, FM atau komunikasi utility, tetapi bukan dari stasiun amatir, CB maupun TV. Anda boleh mendaftar banyak QSL-QSL unik sesuai yang Anda inginkan. Anda boleh mengirim copy QSL berwarna atau hitam putih dari QSL itu, atau Anda dapat menguraikan detilnya.

Bagian B : Bagaimana Anda mulai menjadi DXer?
ceritakanlah dalam dua atau tiga paragrap apa yang menyebabkan Anda tertarik untuk memonitor siaran radio internasional.

Bagian C : Uraikan dan kirimkan salah satu perangko radio.
Anda boleh menguraikan dan mengirimkan perangko radio dari negara manapun, baik prangko yang sudah digunakan ataupun prangko baru, yang menonjolkan radio dalam beberapa bagian desainnya.

Bagian D : Mengirimkan 3 laporan penerimaan siaran AWR dari transmisi manapun.
Sampaikan 3 laporan penerimaan siaran dari transmisi AWR manapun.
Laporan ini dapat berupa laporan tentang siaran AWR pada beberapa stasiun manapun di dunia.

Bagian E : Jika memungkinkan, kirimkan 3 kartu radio.
Kartu radio yang diikutsertakan mungkin kartu QSL lama atau baru, kartupos bergambar baik lama atau baru yang menunjukkan radio dalam beberapa bagiannya. Tidak sah untuk kontes ini kartu radio yang berasal dari radio amatir maupun kartu QSL CB.

Hadiah yang dsediakan dalam kontes ini :
1. Pemenang tingkat Dunia pada "September DX Contest" akan menerima medali perunggu 2003 dan satu buku salinan autograpi Jerry Berg's yang sangat menarik, "On The Shortwaves".
2. Pemenang tingkat kontinental akan menerima salah satu buku pilihan mereka "Pasport To World Band Radio 2004" atau "World Radio TV Handbook 2004".
3. Ratusan penghargaan lain tersedia dari AWR, mencakup 10 lembar penuh Prangko QSL AWR dan 10 lembar terdiri dari setengah set.
4. Semua laporan penerimaan siaran akan diberikan kartu verifikasi baru AWR yang berkenaan dengan 2003 DX contest dan 2003 QSL stamps.

Hal-hal yang perlu diingat :
1. Semua kontribusi untuk kontes DX ini harus bercap pos selama bulan September 2002 dan harus diterima panita kontes sebelum akhir bulan Oktober. Kontribusi yang dikirimkan sebelum bulan September akan diterima. Kontribusi yang dikirim setelah bulan September tidak akan diikutsertakan. Meskipun demikian, laporan penerimaan setelah bulan itu tetap akan diverifikasi.
2. Jika memungkinkan, peserta diharapkan menyertakan sebuah amplop berukuran besar (yang cukup kuat) yang telah bertuliskan nama lengkap dan alamat peserta.
3. Jika memungkinkan, peserta diharapkan menyediakan prangko balasan, atau lebih baik dalam bentuk mata uang internasional, walaupun demikian kupon balasan (IRC - International Reply Coupon) juga dihargai.
4. Satu-satunya alamat untuk kontes adalah : September DX Contest, Box 29235, Indianapolis Indiana 46229 USA.
Pemenang tingkat dunia : Gunter Jacob, Passau Jerman

Tahun 2004
Tema : QSL-QSL Bertema
Tahun ini, sebagaimana biasa, jumlah peserta yang ikut sangat banyak dari semua area benua, dengan kualitas entry yang sangat luar biasa bagus. Kontes tahun ini mengundang pendengar untuk menguji koleksi QSL mereka dan untuk memilih lima QSLS dengan tema spesifik. Pendengar kemudian diundang untuk memilih lima kartu QSL yang menggambarkan suatu tema berbeda. Catatan atau log untuk siaran juga diharapkan, seperti tiga kartu radio, dan tiga laporan penerimaan siaran.

Berikut adalah penilaian dari semua masukan, "Wavescan" sangat senang untuk mengumumkan semua pemenang " Wavescan 2004 DX Kontes" kali ini. Pemenang tingkat dunia untuk tahun 2004 lagi-lagi Guntur Jacob dri Passau, Jerman. Ini merupakan orang keempat sebagai pemenang tingkat Dunia untuk kedua kalinya Beliau telah menang kontes tahunan ini pada dua kesempatan terpisah. Daftar Pemenang tingkat dunia sudah menang kontes dua kesempatan berurutan adalah:
Victor Goonetilleke Colombo Sri Lanka 1977 & 1978
Bryan Marsh Auckland New Zealand 1980 & 1981
Andrew Elwell Sydney Australia 1982 & 1983
Guntur Jacob Passau Germany 2003 & 2004

Dan sebagai pemenang tingkat benua kali ini adalah :
Africa : Phillips Melle Egbe Nigeria
North America : Andrew Lisowski Virginia USA
Latin America : Richard Chen Tacarigua Trinidad
Pacific : Michael Stevenson NSW Australia
Asia : T.R.Rajeesh Kerala India
Europe : Heinz Haring Kapfenberg Austria
Peter Boeck Offenbach Germany

Sebagai tambahan, disediakan pemenang "kehormatan" yang dianugerahi kepada pendengar berikut yang mengirimkan masukan yang sangat bagus :
Brazil - Jose da Cunha
Bulgaria - Rumen Pankov
Canada - Ashok Bose
Chile - Armando Campos
Denmark - Hans Lollike
England - Patrick Jeffers
France - Christian Ghibaudo
Germany - Marcel Goerke
Italy - Giovanni Sergi
Japan - Eiji Kitamoto
New Zealand - Peter Grenfell
Sweden - Bjorn Fransson
Ukraine - Sergey Kolasov
USA - Fritz Layer

Pemenang Tingkat Dunia, Guntur Jacob dari Jerman, akan menerima suatu penghargaan berupa medali Perunggu, karena sudah menang dua kali. Pemenang tingkat benua akan menerima satu buku "Passport to World Band Radio- 2005" atau "World Radio TV Handbook - 2005", dan Pemenang kehormatan atau favorit akan menerima cinderamata AWR.

Di dalam penyertaannya, Guntur Jacob memilih materi berikut untuk lima segmen dari kontes 2004 :
Segmen A- QSL bertema Pegunungan : dari HCJB, ORF, RNZI, Radio Austria, FEBC
Segmen B- QSL Tema Jembatan : BBC, Radio Australia, NHK, VOA, KTWR
Segmen C- Log Radio : Pengumpulan Verifikasi Radio
Segmen D- Laporan Penerimaan Siaran : KSDA, AWR-MEYERTON, AWR-MOOSBRUNN
Segmen E- Kartu Radio : Radio Suara Indonesia, Suara Iran, Radio Pakistan

Adventist World Radio berterima kasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi pada "Wavescan DX Contess 2004" dan menyampaikan penghargaan untuk sejumlah kartu radio yang dikirimkan.
Info selengkpanya ada di : http://english.awr.org/wavescan.
Pemenang tingkat dunia : Gunter Jacob, Pasau Jerman

Lagi-lagi untuk sementara kontes ini ditiadakan selama 3 tahun (2005-2007) dalam masa-masa AWR mengadakan perombakan manajemen, dan baru mulai dilaksanakan kembali pada tahun 2008. Jika sebelumnya, Wavescan AWR DX Contest dilaksanakan pada bulan September, maka kontes kali ini dilaksanakan pada bulan April untuk kontes 2008 dan sehubungan dengan perpindahan kantor administrasi AWR dari Singapura ke Pulau Batam, kontes diadakan pada bulan Juni 2009.

Tahun 2008
Tema : "QSL Alphabet DX Contest"
Menanggapi banyaknya permintaan dari kelompok pendengar di banyak negara berbeda di seluruh dunia, Adventis World Radio dengan gembira mengumumkan pembukaan kembali kontes DX kami yang popular bersama program DX kami “Wavescan.”
Direncanakan kontes DX untuk tahun ini akan diselenggarakan selama bulan April dan diberi nama “QSL Alphabet DX Contest.” Di kontes DX 2008 pendengar diminta untuk mencari dalam koleksi QSLnya sendiri dan memilih 26 QSL, satu untuk tiap huruf dalam abjad Inggris.
Pendengar juga diminta untuk membuat sedikitnya 3 LPS untuk transmisi AWR, dan mengirimkan sedikitnya 3 kartu radio. Berikut rincian 4 bagian dalam kontes besar DX tahun ini :
Bagian A
Daftar Alphabet QSL
Cari diantara koleksi QSL Anda dan pilih 26 QSL (sebaiknya kartu QSL, walaupun QSL berformat suratpun dianggap sah) dengan tiap QSL mewakili ke-26 huruf dalam abjad Inggris. QSL tersebut semuanya koleksi Anda sendiri, harus merupakan konfirmasi penerimaan siaran stasiun-stasiun radio di SW, MW, LW, FM, TV dan Komunikasi Utility, tetapi bukan amatir ataupun CB. Contohnya, Anda memilih satu QSL yang mewakili huruf A dan mungkin itu satu QSL dari Austria, Austrlaia, Argentina atau Ahmedabat di India, atau ABC Radio dsb. Mewakili huruf B, Anda bias memilih misalnya BBC, Belgia, Berlin atau 2BL, atau Radio Butterworth dsb. Dan begitu selanjutnya untuk tiap huruf abjad. Untuk X misalnya, Anda bisa memilih CFRX atau XEW atau 3XY dsb dan untuk huruf Z Anda bisa memilih Zambia, Zimbabwe, atau 2ZB, atau Zed Radio dsb.
Selanjutnya Anda membuat sebuah daftar ke 26 QSL yang memenuhi syarat, yang menunjukkan huruf-huruf abjad, stasiun radio, lokasi stasiun, tahun QSL dan keterangan singkat (harap diingat, dalam bagian A Anda tidak perlu mengirim QSL ke AWR, hanya daftarnya saja). Berikut contoh daftar QSL :
Letter QSL Statiun Location Year Deskription
A Austria ORF Vienna 1995 Vienna Palace
B Bonaire RN Bonaire 1996 studio building
C Canada RCI Sacjville 1997 old anniversary
Dan seterusnya sampai
X CFRX Toronto Canada 1994 White card, red.
Y YVTO Caracas Venezuela 1968 light green c.
Z 2ZB Wellington NZ 1956 old gray card

Bagian B
Foto Copy 5 QSL
Bila memungkinkan buatlah foto copy mana yang menurut Anda 5 kartu terbagus dalam daftar Anda, sebaiknya berwarna, walaupun hitam putih dari beberapa negara juga bisa diterima, dan lampirkan foto copyan tersebut untuk entri kontes.

Bagian C
Mengirimkan 3 Reception Report
Sertakan sedikitnya 3 laporan penerimaan siaran untuk transmisi AWR dari lokasi dan moda manapun.

Bagian D
Mengirimkan 3 radio card
Bila memungkinkan sertakan setidaknya tiga kartupos yang berhubungan dengan radio untuk Indianapolis Historic Collection, lama atau baru, dan bisa berupa kartu bergambar, kartu bertulisan, kartu QSL dsb. (kartu QSL amatir ataupun kartu QSL CB tidak berlaku).

Perlu diingat
1. Semua entri harus dikirim melalui pos, dicap pos selama bulan April dan diterima di Indianapolis pada akhir bulan Mei 2008. Utuk beberapa kasus pengiriman entri lebih awal bisa iterima. Entri yang terlambat tidak berhak untuk memperoleh penghargaan, tetapi LPS akan diberi verifikasi dengan stempel khusus kontes. Entri melalui email tidak berhak untuk memperoleh penghargaan, tetapi LPS akan diberi verifikasi dengan stempel khusus kontes.
2. Bila memungkinkan agar menyertakan satu amplop yang kuat dengan alamat tujuan Anda sendiri.
3. Bila memungkinkan, agar melampirkan biaya pos, sebaiknya dalam bentuk uang internasional, walaupun prangko mint atau kupon IRC juga kami hargai.
4. Alamat yang beralku untuk entri kontes adalah sebagai berikut :
Alphabet DX Contest, Adventist World Radio, BOX 29235 Indianapolis, Indiana 46229 USA.

“QSL Alphabet DX Contest Awards”
1. Pemenang dalam QSL Alphabet DX Contest akan menerima sebuah buku Gerry Berg yang sangat menarik, “On the Short Wave.”
2. Pemenang tambahan akan menerima sebuah buku pilihan mereka, “Passport to World Bnd Radio” atau “World Radio TV Handbook”2008 atau 2009.
3. Penghargaan tambahan akan dikirim untuk entri yang memenuhi syarat, termasuk souvenir AWR dan barang-barang semacam itu. (Peterson). -------AWR-m54---------
Pemenang tingkat dunia : Gunter Jacob, Pasau Jerman

Tahun 2009
Tema : "Silent Shortwave Station Contest."
Sekali lagi, Adventist World Radio dengan se-nang hati menyelenggarakan sebuah kontes tahunan bagi pendengar, dan untuk tahun ini judulnya adalah: "Silent Shortwave Station Contest."
Anda diminta untuk mencari di antara koleksi QSL Anda sendiri dan menyusun semua QSL yang merupakan verifikasi pemantauan stasiun-stasiun shortwave dan / atau transmitter shortwave yang tidak lagi mengudara. Sebagai tambahan untuk penghargaan biasa, akan diberikan spesial awards bagi mereka yang mengirimkan satu lps untuk program DX kami, "Wavescan," via Radio Miami International WRMI, di Miami Florida. Detilnya sebagi berikut:
1. Sebutkan apa yang menurut Anda merupakan lima QSL terbaik dari stasiun atau transmitter shortwave yang tidak lagi mengudara. Pengertian “terbaik” bisa karena stasiun atau transmitter itu sendiri, atau jauhnya, atau po-wer-nya, atau usianya, atau kondisi saat Anda mendengar stasiun itu; atau kartu QSL itu sendiri, dsb. (Jangan mengirim kartu-kartu aslinya)
2. Pada setiap paragraph, jelaskan alasan mengapa Anda memilih tiap kartu menjadi yang terbaik di antara koleksi Anda.
3. Sertakan fotokopi masing-masing kelima kartu, sebaiknya berwarna, walaupun hitam putih bisa juga diterima. Ingat, jangan mengirim aslinya.
4. Kirimkan paling sedikit tiga lps untuk siaran AWR manapun dari KSDA Guam, atau siaran relay AWR via stasiun relay manapun di dunia. Siaran-siaran AWR bisa melalui shortwave, mediumwave atau FM. Semua lps akan diverifikasi dengan sebuah tanda kontes pada kartu QSL.
5. Bila memungkinkan, sertakan tiga kartu radio untuk dimasukkan sebagai bahan Indianapolis QSL collection. Kartu-kartu ini boleh baru atau lama, dan mungkin berupa kartu-kartu QSL, kartu-kartu lps, kartu-kartu bergambar, dsb. Untuk kontes ini tidak berlaku kartu-kartu amatir ataupun CB.
AWR DX Contest 2009, "Silent Shortwave Station Contest," akan berlangsung selama bulan Juni. Semua entri harus diposkan di lokasi pendengar di negara manapun pada tanggal kapanpun selama bulan Juni, dan harus dikirimkan ke alamat pos AWR di Indianapolis tidak melewati akhir Juli 2009. Biaya pos balasan dalam bentuk mata uang internasional, prangko mint, atau kupon IRC akan dihargai. Juga, bila mungkin, sediakan sebuah amplop yang sudah ditulisi alamat tujuan, ukuran bisnis.
Alamat untuk "Silent Shortwave Station Con-test" 2009 adalah:
Silent Shortwave Station Contest
Box 29235 Indianapolis, IN 46229 USA
Penghargaan untuk kontes ini sama dengan semua kontes-kontes terdahulu. Sebuah spesial award bagi world winner, sebuah buku sejarah radio tulisan Jerry Berg; dan "World Radio TV Handbook" atau "Passport to World Band Radio" bagi continental winners. Sebagai tambahan, akan diberikan special awards bagi mereka yang mengirimkan sebuah lps siaran "Wavescan" melalui stasiun shortwave in Miami, WRMI.

Hasil "Silent Stations DX Contest" Wavescan AWR 2009
Dalam acara kami tanggal 04 Agustus, kamai telah mengumumkan nama-nama para pemenang "Silent Stations DX Contest" 2009 kami yang akbar. Anda tentunya masih ingat bahwa bulan Juni adalah bulan pelaksnaan kontes kami, dan kami menunggu sampai akhir bulan Juli sampai semua kiriman masuk dari seluruh dunia.
Kebanyakan entri kontes ini dikirim dalam paket dan amplop ukuran besar, maka banyak diantara-nya dikirim secara tercatat guna memastikan keamanan pengirimannya. Ini memang kontes yang sangat menarik bagi banyak entri dari para monitor radio international terkenal selain dari mereka yang namanya masih belum dikenal secara luas.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, entri datang dari berbagai negara dan mutu dari begitu banyak entri sungguh sangat mengagumkan. Kontes kali ini mensyaratkan lima wilayah informasi :
 Daftar 5 QSL dari stasiun yang sekarang sudah tidak mengudara lagi.
 Uraian singkat dari masing-masing QSL tersebut.
 Potocopy masing-masing QSL.
 Tiga Laporan penerimaan siaran dari transmisi AWR dari manapun
 Tiga kartu radio yang secara historis penting.
Untuk pemenang kontinental dengan senang hati mengumumkan nama-nama berikut :
Asia : Nobuya Kato, Fijisawa, Jepang (DSWCI member)
Pacific : Brian Webb, Upper Hut New Zealand
South America : Leonardo Santiago Merdia, Venezuela
North America : William Patalon, Fallston, USA
Europe : Hans Lollike, Hedehusene, Denmark
Entri yang mendapatkan penghargaan :
India : Girish Chadaga, Bangalore
New Zealand : John Durham, Tauranga
Indonesia : Jemmy Liwang, Sulawesi
Mexico : Luis Vallebueno, Durango
Canada : Jonathan Pukila, Thunder Bay, ON
Swedia : Bjorn Fransson, Visby (DSWCI member)
USA : Edward Insinger, Summit NJ
Dan sekarang berita yang Anda semua tunggu-tunggu : siapa world winner untuk tahun 2009? Selagi Anda menahan napas, kami beritahukan bahwa ini adalah untuk keempat kalinya dimana ia memenangkan kontes DX tahunan kami. World winner tahun 2009 tidak lain dari Gunter Jacob dari Passau Jerman
Selamat lagi Gunter, dan entri yang monumental benar-benar telah Anda persiapkan dengan cermat. Informasi berharga Anda di begitu banyak halaman itu merupakan sesuatu yang bisa dipergunakan dengan menyenangkan.
Sesungguhnya entri Anda untuk empat kali kesempatan ini tercatat sebagai yang terbaik yang pernah kami terima sejak kontes tahunan ini dimulai pada tahun 1977. satu-satunya entri lain yang menyamai mutu dan nilai tinggi entri Anda adalah entri tahun 1996 dari William Matthews dari Columbus, Ohio, USA.
Entrinya disatukan pada satu buku lembaran lepas setebal satu inchi dan kami masih tetap memanfaatkan informasinya sampai hari ini sebagai satu referensi untuk informasi penting.
Entri Gunter Jacob kali ini memasukkan lima QSL terbaiknya dari stasiun-stasiun yang kini tidak aktif, dan stasiun-stasiun itu adalah :
Radio New Zealand ZLS 7,5 kW Titahi Bay 1970
Radio Australia – 10 kW, Perth 1971
Radio Tahiti – 20 kW 1972
Radio America – 7,5 kW Swan Island 1972
Radio Senegal – 100 kW 1961
Kami sampaikan penghargaan kepada semua peserta yang telah mengirim entri untuk DX Contest tahun 2009 kami.
(Adrian M. Peterson)
Gunter Jacob adalah seorang anggota Danish Shortwave World Club International (DSWCI) dan Bill Matthews juga telah menjadi anggotanya. Congratulations for all.

Pemenang Tingkat Dunia dari tahun ke tahun
Thn Nama Lokasi Negara Nama Kontes
2010 Mungkin giliran Anda Indonesia?? ?? ????
2009 Gunter Jacob Pasau Jerman QSL dari Stasiun off air
2008 Gunter Jacob Pasau Jerman Koleksi QSL Alphabet
2004 Gunter Jacob Pasau Jerman Kartu-kartu QSL Bertema
2003 Gunter Jacob Pasau Jerman Kartu-kartu QSL Yang Unik
2002 Peter Boeck Offenbach Jerman Kartu QSL Pertama Dimiliki
2001 Achraf Chaabane Sfax Tunisia Kartu-kartu QSL Terindah
2000 Jose Jacob Hyderabad India Perangko QSL AWR
2000 Thomas Drescher Rosrath Jerman Perangko QSL AWR
1999 Ron Killick Christchurch Selandia Baru Koleksi QSL Terbesar
1998 Hans Gosdschan Cottbus Jerman Kartu QSL Terbesar di Dunia
1997 John Wilkins Denver AS Kartu QSL Terkecil di Dunia
1996 William Matthews Columbus AS Kartu-kartu QSL AWR
1995 Arthur Cushen Invercargill Selandia Baru Lima Kartu QSL Terbaik
1984 Salvatore Placanica Cairo Italia Isi Acara RMI
1984 Johannes Weidlein Schorndorff Jerman Isi Acara RMI
1983 Andrew Ellwell Sydney Australia Program-program Klub DX
1982 Andrew Ellwell Sydney Australia Laporan Penerimaan Acara DX
1981 Bryan Marsh Auckland Selandia Baru Menjawab 10 Pertanyaan
1980 Bryan Marsh Auckland Selandia Baru Mengidentifikasi Stasiun SW
1980 Gordon Darling Caversham Inggris Raya Mengidentifikasi Stasiun SW
1979 Ashok Kumar Bose Kolkata India Menandai Kesalahan
1978 Douglas Doull Auckland Selandia Baru Mengidentifikasi ID Stasiun
1977 Victor Goonetilleke Colombo Sri Lanka Pembukaan Acara AWR Program

Read more...

Dibalik Koleksi QSL

>> Senin, 26 Oktober 2009

Oleh : S. Ashar – Buletin ATENSI Edisi 112

Dari koleksi verifikasi Laporan Penerimaan Siaran (LPS) saya, timbul keinginan menulis untuk pembaca ATENSI, nuansa yang berkaitan dengan dengan hobi monitoring siaran radio di jalur sw. Orang awam biasa menyebut jalur ini "SW1" dan "SW2" sesuai dengan tampilan di panel pesawat penerima (receiver). Aspek "menyimak" isi siaran tidak akan saya singgung, karena diantara pembaca sudah banyak yang jauh lebih ahli dan berpengalaman dari saya.
Verifikasi LPS bias berupa kartu dengan beragam ukuran, bias disertai gambar dengan beragam pula temanya, bias juga polosan saja dalam arti hanya berisi data-data teknis penerimaan siaran. Dari segi format bias berupa surat dengan redaksi yang sudah baku, hanya mengubah pembukaan surat untuk disesuaikan dengan penerima verifikasi. Seiring pula dengan perkembangan teknologi, verifikasi dapat juga dengan email.
Tentang data teknis dalam verifikasi, ada stasiun yang menuliskannya dengan lengkap; tanggal, waktu/jam, frekuensi, lokasi transmitter dan tanda tangan (verification signer atau vs). KBS World Radio sewaktu masih menyandang nama "RKI KBS" pernah mengirimi saya kartu verifikasi yang hanya berisi nama saya (dieja salah!) dan stempel Seksi Indonesia plus tanggal, sementara kolom frekuensi, jam dan tanggal siaran dibiarkan kosong dan tanpa vs. Karena tanggal di stempel tersebut bukan tanggal monitoring, maka tidak jelas verifikasi itu untuk LPS yang mana. Belum lagi factor jangka waktu antara pengiriman LPS dengan penerimaan verifikasi yang berkisar antara 1 sampai 4 bulan. Keraguan semacam ini bisa dicegah seandaianya dibuat catatan (logbook) yang akurat, ada kolom-kolom tanggal, jam memulai dan mengakhiri monitoring, frekuensi dan nama stasiun, isi program, tanggal pengiriman LPS dan tanggal penerimaan verifikasi. Bagi seorang pemula, hal-hal seperti itu biasanya memang belum terpikirkan.
Salah satu stasiun yang membakukan urusan LPS maupun verifikasinya adalah NHK Wprld Radio Japan. LPSnya berformat logsheet yang juga berfungsi sebagai warkatpos siap kirim, karena sudah dilengkapi dengan alamat stasiun. Namun NHK tetap memberi verifikasi bagi LPS dengan format lain, misalnya surat maupun e-mail sepanjang memenuhi persyaratan yang benar.
Data teknis verifikasi Seksi bahasa Indonesia NHK walaupun tanpa vs cukup lengkap karena ditambah dengan "daya pemancar". Selain dari seksi bahasa Indonesia saya juga memperoleh verifikasi dari siaran lain dengan format yang sama. Yang berbeda ialah adanya "lokasi transmitter", "service" (misalnya "NHK R1 in Japanese", "General in English" atau "General ini Japanese"), "lokasi monitor" tanda tangan dan nama lengkap vs. Stempel stasiun ada yang "Radio Japan NHK TOKYO" ada juga "Radio Japan NHK World".
Cukup menarik untuk memperhatikan verifikasi stasiun NHK, karena stasiun ini memang sangat tanggap dalam merespons LPS pendengarnya. Verifikasi pertama yang saya peroleh dari stasiun ini adalah dari seksi bahasa Inggris untuk LPS tanggal 13 Mei 1981 frekuensi 15195 kHz. Verfikikasi masih dalam format lama, dengan teks berbahasa Inggris warna biru dengan tulisan "RADIO JAPAN" di bagian bawah, kemudian tepat dibawahnya, "NIPPON HOSO KYOKAI" dengan ukuran lebih kecil dan "Japan Broadcasting Corporation, Toklyo, Japan" dengan ukuran lebih kecil lagi. Verifikasi berformat kartupos tersebut diawali dengan nama saya (masih dengan mesin ketik), tanpa lokasi transmitter, stempel siaran maupun vs, dan dibaliknya bergambar kipas berhiaskan gambar bunga dan perdu diatas latar warna biru dan tulisan "Radio Japan" warna kuning (A A Dancer's Fam" ditulis dibagian data teknis).
Sampai saat ini (2005, red), verifikasi dari stasiun ini saya peroleh untuk LPS dari 10 lokasi transmitter, yaitu: (1981) Yamata, (1994) Moyabi-Gabon, (1996) Ekala-Srilanka, Ascnsion Island, (2003) Sackville-Canada, Dhabbaya-UAE, Bonaire-Netherlands Antilles, (2004) Singapore, (2005) Rampisham dan Skelton-UK.
Kurang afdol rasanya membicarakan stasiun radio yang responsive terhadap LPS pendengar tanpa menyebut "Radio Canada International." Sudah 19 lokasi transmitter stasiun radio ini berhasil saya dapatkan verifikasinya, yaitu: (1994) Sines-Portugal, Yamata-Japan, Skelton-UK, (1998) Xi'an-China, (1999) Sackville-Canada), (2000) Madagascar, (2001) Flevo-Netherlands, Horby-Sweden, Moosburnn-Austria, Moscow-Russia, Rampisham-UK, Dhabbaya-UAE, (2002) Wooferton-UK, Wetachtal-Germany, Kimjae-Korea, Armavir-Russia, (2005) Kunming, Urumqi dan Kashi-China. Dari verifikasi tahun 1994 vs stasiun tersebut adalah Bill Westenhaver dan selalu dengan full data teknis.
Sama banyaknya dalam hal lokasi transmitter yang terpantau dan mendapat verifikasi adalah LPS untuk Deutsche Welle. Dengan suratnya tanggal 15 Juli 1981, stasiun ini meminta saya untuk menjadi monitor teknik siaran sw-nya, Sejak itu pula setiap tahunnya saya mendapatkan kiriman World Radio TV Handbook (WRTH) yang merupakan salah satu perlengkapan saya sebagai seorang monitor teknik DW. Dari buku ini pulalah saya lebih jauh mengenal stasiun-stasiun radio dunia.
Pada sertifikat menandai 20 tahun kontribusi saya sebagai monitor teknik, disebutkan bahwa tujuan monitoring adalah untuk meningkatkan kualitas penerimaan siara sw mereka. Sertifikat bertarikh Cologne, January 2001 ini ditanda tangani oleh Horst Scholz, Transmission Management.
Sembilan belas lokasi transmitter DW yang saya dapatkan verifikasinya adalah : (1982) Julich-Germany, (1983) Wertachtal-Germany, (1994) Malta, (1998) Trincomalee-Srilanka, Novosibirsk, Samara, Petropavlovsk dan Irkutsk-Russia, Kranji-Singapore, Nauen-Germany, Kigali-Rwanda, (2002) Antigua, Krasnodar-Russia, (2003) Almaty-Kazakhstan, Vladivostok-Russia, (2004) Dhabbaya-UAE, (2005) Taipei-Taiwan, Tchita-Russia.
Masih dua stasiun lagi yang lokasi transmitternya berhasil saya dapatkan verifikasinya sebanyak NHK, yaitu Radio Nederland (RN) dan Radio Vlanderen International. RN lebih istimewa bagi saya karena dari stasiun inilah saya memperoleh verifikasi untuk pertama kalinya, yaitu untuk LPS tanggal 15 Juni 1980 frekuensi 17810 kHz trx Madagascar, data teknis lengkap, saying tanpa vs.
Melihat cap posnya, sesungguhnya verifikasi pertama yang saya terima adalah dari stasiun BBC. Cap pos RN terbaca "Hilversum 11.VII.80", sedangkan yang dari Bterbaca "London W>C.2-14.5.80" karena LPS yang ke RN saya pakai alamat saya yang di Surabaya verifikasinya dating lebih awal 10 hari dari BBC punya yang LPSnya pakai alamat di Mojokerto. Tetapi bukan masalah lambatnya verifikasi saya terima yang menyebabkan saya mendata verifikasi RN sebagai yang pertama. Ada hal lain yang lebih teknis sifatnya, yaitu lebih lengkapnya data pada verifikasi RN. Kartupos BBC dengan foto London Bridge yang bersejarah itu, dibaliknya hanya tercetak ucapan terima kasih atas penerimaan siaran yang sudah sesuai dengan jadwal dan mengharapkan seterusnya mau menikmati acara-acara mereka. Walaupun ada tanda tanagan Chief Engineer, External Broadcasting, bagi saya verifikasi RN adalah tetap yang pertama.
Lokasi transmitter Radio Nederland berikutnya yang berhasil saya pantau dan mendapatkan verifikasinya adalah: (1080) Bonaire-Netherlands, (1981) Lopik-Netherlands, (1990) Flevo-Netherlands, (1996) Petropavlovsk-Russia, Tashkent-Uzbekistan, (1998) Irkutsk-Russia, Singapore, (2002) Khabarovsk-Russia, (2004) Kalinigrad-Russia (yang ini menurut jadwal Khabarovsk).
Untuk efisiensi, saya kurang berminat memburu verifikasi stasiun atau lokasi transmitter yang sudah ada dalam koleksi, kecuali ada hal-hal khusus, misalnya program special menyambut event tertentu. Karena itu dilihat dari jumlah, koleksi saya tidaklah banyak. Dari 151 stasiun atau lokai transmitternya, jumlah verifikasi hanya ada 360-an kartu/surat saja. Jumlah itu tidak termasuk verifikasi gabungan/periodik yang saya terima dari DW Technical Advisory Service dan Radio Nederland Network & Frequency Planning yang berjumlah sekitar 200-an.
73'

Read more...

Pojok QSL

>> Rabu, 14 Oktober 2009

POJOK QSL

Salah satu motivasi seseorang memonitor radio adalah untuk memperoleh kartu/surat verifikasi (QSL). Berbagai suka duka dialami dalam berburu selembar kertas yang bernama QSL ini. Ada yang bersusah payah melacak sinyal dalam suara yang berisik atau sayup-sayup, ada yang rela begadang semalam suntuk atau bangun dinihari mengikuti jadwal siaran radio dari benua yang jauh. Banyak DXers yang sabar menunggu sampai satu tahun lebih, dan tidak sedikit pula yang rela mengeluarkan dana asalkan mendapatkan kartu atau email verifikasi laporan penerimaan siaran ini.
DXers walau tidak selalu identik dengan QSL, tetapi para senior dalam hobi ini, menjadikan QSL sebagai satu-satunya alat ukur seberapa banyak stasiun atau transmisi yang berhasil dia dengarkan dan laporkan.
Dalam "Pojok QSL" ini kami akan memuat tulisan-tulisan yang berkaitan dengan QSL, baik dari pengalaman para senior maupun pengalaman pribadi sebagai salah seorang anggota komunitas pendengar siaran gelombang pendek. Anda dapat mengirimkan tulisan seputar QSL untuk kita berbagi bersama sesama pendengar melalui ATENSI (Blog MAPEM Club) ini.
( Editor : Bung MC )

10 Butiran Yang Mesti Ada Dalam LPS
Oleh : Wan Mokhtar Ramlee – Malaysia

Mengumpulkan atau mengutip kad-kad QSL atau kad-kad verifikasi dari stesen-stesen radio gelombang pendek adalah satu kemestian kepada pendengar radio gelombang pendek atau penDX. Hanya kad-kad itulah sahaja yang dapat jadi bukti sah yang seseorang itu telah benar-benar mendengar sesebuah stesen.
Untuk mendapatkan pengesahan dari stesen radio gelombang pendek, penDX harus mengemukakan kepada stesen radio gelombang pendek berkenan LPS atau Laporan Penerimaan Siaran. LPS harus mengandungi 10 butiran berikut agar dapat di QSLkan stesen pemancar :
1.Nama stesen atau Call Sign, contoh Voice of Malaysia Kuala Lumpur atau Suara Malaysia Kuala Lumpur, Voice of Indonesia Jakarta, Radio Austria Vienna, Radio Japan Tokyo, Radio Sweden Stockholm, China Radio International Beijing, Radio Korea International Seoul, Radio Singapura International dan sebagainya.
2.Frekuensi didengar, contoh 6175 kHz atau 49 meter band.
3.Tarikh didengar.
4.Waktu didengar, samada waktu local atau UTC.
5.Tuliskan secara ringkas apa yang didengar selama 10 atau 15 minit.
6.Rating kuanti audio menurut kode SIO (jika tidak faham SIO boleh juga huraikan secara deskriptif, contoh kedengaran audio kuat dan jelas, tidak ada gangguan dari stesen lain tetapi ada sedikit bunyi bising dengung dan mersik.
7.Komen Anda tentang siaran yang didengar.
8.Perincian tentang alat radio Anda, nama, nomor model dan jenis antenna. Contoh: Philips D8188/mi dengan antenna teleskopik.
9.Catatan, pesanan atau permohonan Anda kepada stesen berkenaan, dan
10.Tanda tangan Anda sebagai penDX yang membuat LPS itu dan jangan lupa sertakan alamat penuh Anda agar balasan dari stesen berkenaan sampai ketangan Anda dengan selamat.

Tidak tahu alamat kemana hendak dikirim LPS Anda? Jangan bimbang, jika Anda tekun dan sabar mendengar dengan teliti, kebanyakan stasiun radio gelombang pendek akan berikan alamat posnya samaada pada awal, pertengahan atau penghujung siaran. Siaran radio gelombang pendek bukan seperti siaran local yang mengudara berjam-jam lamanya (hamper sepanjang hari/malam). Kebanyakan menyiar antara 15 minit minima hingga 60 minit maksima.
Jadikanlah hobi memburu kad-kad QSL dari stesen-stesen radio gelombang pendek, Anda tentu akan mendapat kepuasan yang tersendiri darinya.

Catatan Redaksi :
Sekilas mengenai penulis artikel ini
Wan Mokhtar Ramlee adalah DXers yang beralamat di 319 Lorong Putih 3, Taman Rakyat Mergong 05150 Alor Setar, Kedah Malaysia.
Pak Lee adalah pendengar radio gelombang pendek yang begitu gigih dan tekun. Sebagai media komunikasinya dengan sesame pendengar, beliau membuat bulletin 1-4 halaman setengah folio untuk dibagi-bagikan kepada semua sahabatnya sebagai balasan atas surat yang diterima. Buletin itu diberinya nama Arena G.P (Arena Gelombang Pendek), edisi pertama dibuat pada bulan Nopember 1994. "Arena G.P pada awalnya hanyalah sekadar satu mukasurat dengan ukuran A4. ianya adalah 'surat' dari seorang pendengar radio gelombang pendek menghubungi teman-temannya dan juga menghubungi stesen-stesen RGP pilihannya." Matlamat AGP adalah mengembangkan hobi mendengar radio gelombang pendek sesame pecintanya dan memberi maklumbalas kepada stesen-stesen RGP dengan harapan agar input-input itu dimenfaatkan stesen-stesen demi para pendengar-pendengarnya. Apalah stesen RGP tanpa pendengarnya!!!
"Receiver saya ketika pertama kali mengirimkan AGP ialah Philips D8188/31 (sebenarnya sebuah radio cassette receiver). Ianya berDegital dan punya memori dengan jangkauan FM 87.5MHz dan GP/SW/AM 522-18200 kHz.", katanya.
Lee melanjutkan,"Dalam 'surat' perdana itu saya ceritakan mengenai bagaimana dan bila saya terlibat atau minat dengan pendengaran RGP. Saya juga cerita saat-saat paling gembira bagi seseorang penDX dan sebagainya. Sebuah stesen RGP besar, kuat dan terkenal di Asia telah mengudarakan 'surat' saya itu. Ramai teman-teman sehobi menghubungi saya setelah itu. Kami berkenalan/bersahabatpena dan langsung menukar informasi mengenai pelbagai aspek RGP, maka jadilah AGP rutin saya buat."
Lembaran AGP itu dibuat dua bulan sekali, dan seiring dengan kesibukan, maka AGP terakhir yang kami terima, edisi 51 Juli-Dec. 2002.

Beberapa Tulisan atau pengalaman yang sempat dimuat dalam AGP oleh Wan Mokhtar Ramlee antara lain :
1.Menunggu QSL selama 14 Bulan
Menunggu tibanya kad QSL bukanlah satu hal luar biasa. Tetapi menunggu, menunggu dan menunggu lagi selama lebih dari satu tahun sungguh luar biasa! Tapi syukurlah para penDX tidak bangun lalu berperang kerana diperlakukan begitu, mengapa? Para penDX adalah golongan manusia yang paling sabar dan dalam melaksnakan tugasnya ia merupakan golongan yang cukup tekun dan teliti sekali. Semua ini terbina dalam diri penDX karena mendengar atau memantau siaran-siaran radio gelombang pendek bukan semudah yang diharap-harapkan. Ianya sungguh berbeda sekali jika dibandingkan dengan mendengar siaran-siaran pada gelombang FM.
Sdr. Richard Lam menunggu 6 bulan untuk mendapatkan kad QSLnya, tapi ini bukan menunggu 6 bulan atau 8 bulan atau 12 bulan tetapi lebih dari setahun. Saya tetap gembira dan tetap dingin atau sabar meskipun menanti lebih satu tahun. Kegembiraan menerima kad QSL itu sudah cukup untuk memadamkan sekelian rasa kecewa dan amarah jika ada bersemi dalam kalbu kita. LPS yang dikirim ke SLBC Colombo, Srilanka pada tanggal 22 April diterima QSLnya pada tanggal 23 Juni tahun berikutnya.

2.Kode Penilaian Kualitas QSL
Saya telah ciptakan suatu system pemberian mata (poin) kepada kad QSL koleksi saya.
Mata Perincian
5 paling bagus atau terunggul
4 bagus
3 sederhana
2 buruk atau jelek
1 paling jelek
Kartu yang bernilai mata 5 adalah yang padanya tercatat butir-butir lengkap iaitu : a) Nama pendengar/pengirim LPS; b) Tarikh dengar; c) Frekuensi yang dipantau; d) Waktu UTC; dan e) tanda tangan petugas/pegawai stesen. 4 mata jika tidak ada tanda tangan petugas/pegawai stesen, nilai mata 3 jika hanya nama pengirim LPS ditulis dan tidak ada butir-butir yang lain atau hanya tertulis "Your report virified correct." 2 mata jika jika nama pengirim LPS tiada pada kad QSL sedangkan data lainnya ada dan mata 1 jika tiada nama pengirim LPS dan catatan tidak komplit.
Berdasarkan pemberian mata terebut, sejumlah kad QSL saya saya beri nilai sebagai berikut :
Tahun Stesen Mata
1994 RKI-KBS 4
1994 AWR 4
1994 R. Sweden 5
1994 DW-Koln 3
1994 RJ-NHK 5
1994 RNZI 1
1998 R.M. Sibu 5
1998 Caroline 5
1999 Brussels 2
1999 Ethiopia 5
1999 Tashkant 4

3.Memancing Ikan Sambil Memancing QSL
DXers asal Singapura Richard Lam menceritakan pengalamannya kepada Wan Mokhtar Ramlee tentang pengalamannya mendengarkan radio sambil memnacing ikan. Richard Lam berlayar di Laut China Selatan (sekitar Pulau SIbu, Mersing) dengan tujuan khusus untuk memancing ikan. Disamping membawa joran, jala dan lain-lain kelengkapan untuk menangkap ikan, Richard Lam juga taidak lupa membawa radionya sebuah SONY ICF-2010 untuk menangkap gelombang radio.
Ekspedisi menangkap ikan ini sungguh membawa hasil lumayan. Beliau menangkap banyak sekali, sayangnya yang banyak ditangkap itu bukan ikan melainkan siaran-siaran radio.
Menurut Richard Lam, menDX di lautan khususnya pada lokasi yang disebutkan diatas memberi hasil yang cukup bagus sekali. Richard mendengar Radio Myanmar dalam bahasa Inggris frekuensi 575 kHz pada pukul 14.30 UTC dengan SINPO 43333. Seterusnya Richard menangkap siaran-siaran gelombang MW di lokal itu seperti : 14.15 UTC Radio Voice of Vietnam, Hanoi Programa domestic 2 pada frekuensi 549 kHz dan 702 kHz dengan kuliah belajar bahasa Vietnam bagi pembahasa Inggris. 15.00 UTC Radio Thailand, TRAT pada frekuensi 1584 kHz dan Radio National Voice of Cambodia siaran domestic pada frekuensi 740 kHz.
Stesen-stesen FM juga dapat dipantau dari lokasi itu dan Richad mendengar mendengar Radio Malaysia Saluran 1,2,3,4,5,6 RM. Saluran Musik dan Best 104 FM, THR, Stesen-stesen ASTRO, RFM, RCS FM 98.7 dan LOVE 97.2 juga dapat ditangkap.
Selepas waktu subuh Richard sampai balik ke daratan dari ekspedisi memancing di Laut China Selatan. Richard merasa sungguh puas diatas keberhasilan tangkapan pancingannya itu walaupun tidak seekor ikanpun yang tertangkap.

4.Mengelilingi Dunia Setiap Waktu Yang Disuka
Aditya Sudarman adalah DXers senior yang tinggal di Kuala Lipis, Pahang Malaysia. Siapa menyangka walau dalam kondisi ekonomi krisis, beliau bias mengelilingi dunia setiap waktu yang dikehendakinya. Memang aneh, memang aneh, memang mustahil. Tetapi bagi bagi Aditya Sudarmawan ianya tidak mustahil karena beliau bepergian dari satu lokasi ke lokasi yang lain dengan hanya memutar tombol untuk mengerak jarum pada radionya. Pukul 20.00 (8 malam) beliau berada di Kuala Lumpur pada 6175 kHz Suara Malaysia, lalu berpindah ke Jepang pada pukul 20.15 menerusi Radio Jepang, dan mungkin akan segera terbang lagi ke Montreal Canada dan seterusnya.
Pengalaman yang mengasyikkan ini beliau garab setelah berkecimpung dalam wadah persahabatan KDRSI – Kumpulan penDengar Radio Singapura International. Disamping minda berkembang, pengtahuan mendalam, kenalanpun banyak. Boleh saya katakana tanpa wang, tanpa dokumen perjalanan, dengan hanya mendengar radio saya bias mengelilingi dunia setiap waktu."

5.Kekecewaan Seorang PenDX
Seseorang yang menjadikan DXing (mendengar radio gelombang pendek) sebagai hobi, lambat laun akan timbul pula minat untuk mengumpul kad-kad QSL.
Menyiapkan suatu Laporan Penerimaan Siaran (LPS) bukan satu kerja gampang. Seseorang penDX harus mendengarkan dengan penuh tumpuan selama antara 10 sampai 30 minit dan mencatatkan secara ringkas apa-apa yang didengarkan. Ada stesen-stesen radio gelombang pendek yang oleh sebab factor-faktor tertentu siarannya kedengaran seolah-olah berbisik dan ditambah pula dengan gangguan-gangguan dari berbagai macam bunyi bising hingga mendengarkannya menjadi suatu penyiksaan. Namun begitu, penDX tetap sabar dan gigih melaksanakan tugasnya iaitu menyiapkan LPS. Apatah lagi sukarnya bagi penDX yang miskin seperti saya yang pakai receiver murahan tanpa digital tuning. Ringkasnya boleh kita simpulkan bahawa sesuatu LPS hanya dapat dibereskan setelah penDX curahkan kedalamnya banyak waktu, tenaga dan wang.
Dapatkah Anda bayangkan betapa kecewanya penDX apabila LPS yang dikirimkannya tidak berbalas? Lebih mengecewakan apabila stesen-stesen meminta Anda kirim wang dalam bentuk lembar IRC (setelah LPS diterimanya) sebelum dikeluarkan kartu QSL. Kerja seperti ini yang saya tahu dilakukan oleh Radio New Zealand International di Wellington. Oleh sebab saya begitu inginkan kad QSLnya maka sayapun lalu mengirimkan kepadanya apa yang diminta. Selepas itu kad QSL darinya pun saya terima; sebuah kartu yang paling jelek dengan tiada nama saya dicatat padanya!! Saya namakan kad QSL dari RNZI itu sebagai kartu QSL paling jelek di dunia!!

6.Indah Khabar Dari Rupa
Lee Siew Chin satu lagi penDX di Malaysia yang memberi kontribusi kepada Arena GP. Dia menceritakan betapa kecewanya ia dengan sikap sesetengah stesen radio gelombang pendek internasional. "Dalam suratnya kepada saya baru-baru ini beliau mengungkapkan beberapa kejadian. Pertama-tama beliau terasa ketipu kerana setelah mengikuti beberapa kali acara 'Seni & Budaya' pada sekian tarikh oleh sebuah stesen 'gergasi' yang gah dan mengutus 3 pucuk surat pada tarikh-tarikh berlainan tapi TIDAK PERNAH DIBALAS. Sang penyiar dalam acara tersebut menjanji kepada setiap yang mengutus surat, kononnya akan mendapat setem dan lain-lainnya. Menurut Siew Chin lagi, ada pula stesen yang kurang prihatin hingga perlu menulis beberapa kali hanya untuk mendapat selembar Brosur Panduan Siaran."
(Sumber : Arena GP dan surat-surat Wan Mokhtar Ramlee kepada MAPEM Club)

Read more...

Tentang Blog Ini

Salah satu dari dua blog MAPEM Club (Klub Pendengar Radio dan Sahabat Online Indonesia)
http://mapem-atensi.blogspot.com
http://mapem-club.org

Lorem Ipsum

  © Free Blogger Templates Wild Birds by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP